Kotanopan – Sahata News | Dua unit rumah papan di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, ludes terbakar pada Minggu dinihari (18/1/2926) sekitar pukul 01.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran tidak hanya menghanguskan rumah, tetapi juga menewaskan lebih dari 100 ekor ayam dan lima bal pakaian yang akan dijual. Trafo dan kabel listrik di bagian atas rumah pun ikut terbakar.

Upaya pemadaman dengan mobil pemadam kebakaran tidak berhasil menghentikan api yang cepat menyebar dan menghanguskan seluruh isi rumah.

Menurut informasi dari warga, api pertama kali muncul dari bagian atas rumah milik Fadilah Yusuf, yang selain tempat tinggal, juga digunakan sebagai tempat penggorengan kerupuk. Fadilah bersama keluarga dan 10 orang karyawannya berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

Tak berselang lama, api merembet ke rumah milik Aswin, yang berada di samping dan digunakan sebagai tempat usaha pemotongan ayam. Dalam hitungan menit, rumah kedua ini pun ludes terbakar.

Kepala Desa Muara Siambak, M. Wildan Kuniawan, didampingi Sekdes Hamdan Lubis, menegaskan tidak ada korban jiwa. Saat ini, 10 korban kebakaran tinggal sementara di rumah tetangga, dengan pakaian yang hanya melekat di badan mereka.

“Besok akan kami rapatkan untuk mencari solusi pengadaan pakaian dan kebutuhan dasar bagi korban. Kebakaran ini sudah dilaporkan kepada Camat Kotanopan agar dapat diteruskan ke Dinas Sosial untuk bantuan,” kata Wildan.

Dugaan awal penyebab kebakaran menurut pihak desa adalah arus pendek listrik.