Medan – SahataNews | Dugaan malapraktik mencuat di RSU Muhammadiyah Medan, Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Denai. Seorang pasien bernama Mimi Maisyarah (48), warga Jalan Tangguk Bongkar III, disebut mengalami tindakan medis tanpa persetujuan keluarga.
Dilansir dari Mistar.id, Kuasa hukum keluarga pasien, Ojahan Sinurat, mengungkapkan, awalnya Mimi mendapat surat rujukan online pada 13 Januari 2026 setelah didiagnosa menderita miom.
“Diagnosa awal itu miom. Kemudian pada 24 Februari 2026 dilakukan operasi dan pasien sempat menjalani perawatan sebelum dipulangkan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Namun, usai operasi yang berlangsung sekitar tiga jam, pihak rumah sakit disebut menyampaikan kepada keluarga bahwa rahim pasien tidak diangkat selama tindakan medis tersebut.
Masalah muncul dua hari kemudian. Pada 26 Februari 2026, Mimi kembali ke rumah sakit karena luka bekas operasi mengalami infeksi hingga bernanah. Keluarga juga mengaku jahitan operasi sempat terbuka.
“Diduga karena ada tindakan pemencetan di sekitar bekas operasi,” kata Ojahan.
Karena kondisi tak kunjung membaik, pasien kemudian meminta dirujuk secara pribadi ke RSU Haji Medan.
Di rumah sakit tersebut, dokter meminta hasil Patologi Anatomi (PA). Namun, dokumen itu awalnya tidak dimiliki pasien, sehingga harus diminta kembali ke RSU Muhammadiyah Medan.
Setelah hasil PA diperoleh dan diperiksa ulang, muncul kejanggalan.
“Pertama, tidak ada keterangan miom dalam hasil PA. Kedua, hasil USG di RSU Haji menunjukkan bahwa rahim pasien telah diangkat,” ungkap Ojahan.
Yang lebih mengejutkan, pihak keluarga mengaku menerima organ tubuh berupa uterus (rahim) beserta dua ovarium (indung telur), yang menjadi bukti bahwa tindakan pengangkatan memang telah dilakukan.
“Artinya rahim pasien sudah diangkat, sementara sebelumnya disampaikan tidak ada pengangkatan,” tegasnya.
Pantauan di lokasi, pihak keluarga masih menunggu penjelasan resmi dari manajemen rumah sakit. Mereka terlihat bertahan di depan pintu masuk RSU Muhammadiyah Medan, menuntut kejelasan atas tindakan medis yang dialami Mimi Maisyarah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSU Muhammadiyah Medan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (Rls)
Sumber : Mistar.id

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan