Garut, SahataNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution membawa sejumlah kepala dinas ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk melaksanakan studi tiru pengelolaan serai wangi, mulai dari penanaman sampai pengolahan menjadi produk jadi, pada Rabu, (13/5/2026).
Kehadiran Bupati Saipullah bersama Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mukhtar Afandi, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Irsal Pariadi di Kota Intan itu diterima langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama para kepala OPD.
Studi tiru ini selaras dengan program Pemkab Madina yang hendak membudidayakan serai wangi di beberapa kecamatan. Tahap awal program tersebut dimulai dengan sosialisasi kepada para kepala desa dan masyarakat dari sembilan kecamatan yang ditetapkan sebagai lokus budi daya.
Pemilihan Garut sebagai tempat studi tiru karena masyarakat di daerah ini telah membudidayakan serai wangi, termasuk mengolah menjadi barang jadi, sejak tahun 1970-an. Bahkan, produk akar wangi yang dikembangkan oleh para petani telah diekspor ke berbagai negara.
Rombongan dari Bumi Gordang Sambilan dibawa oleh kepala Dinas Koperasi dan UKM Garut berkunjung ke Koperasi Produsen Multipihak Rasana Rasyidah Mandiri. Koperasi ini merupakan salah satu pemain kunci dalam bisnis serai wangi yang terkenal dengan produk unggulan Minyak Atsiri.
Dalam pertemuan itu pengurus koperasi dan rombongan dari Pemkab Madina berdiskusi seputar tata kelola kelembagaan maupun produk olahan dengan bahan baku serai wangi. Para kepala dinas tersebut juga diajak melihat tanaman dan pabrik penyulingan tumbuhan bernama latin Cymbopogon Nardus.
Dari hasil diskusi didapatkan bahwa serai wangi bisa menjadi bahan baku untuk beberapa produk kosmetik, pakan ternak, farmasi, dan pestisida nabati.
Sebagai tambahan informasi, Pemkab Madina menyiapkan lahan seluas 720 hektare untuk ditanami serai wangi. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya petani. (Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan