Madina, SahataNews – Konektivitas udara Kabupaten Mandailing Natal memasuki babak baru. Wings Air dijadwalkan melakukan penerbangan perdana menuju Bandara Mandailing Natal (JHN) dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO).

Momen bersejarah tersebut akan disambut secara khusus. Tim Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) telah mempersiapkan tradisi water salute, yakni penyambutan pesawat dengan siraman air dari kendaraan pemadam kebakaran saat memasuki area parkir pesawat.

Berdasarkan draf susunan acara yang diterima redaksi, pesawat Wings Air dijadwalkan tiba di Bandara Mandailing Natal dan memasuki parking stand sekitar pukul 14.25 WIB.

Setelah pesawat berhenti dan para penumpang serta tamu VIP turun sekitar pukul 14.30 WIB, rangkaian penyambutan akan dilanjutkan dengan prosesi pengalungan bunga dan pemakaian kain khas Mandailing.

Suasana penyambutan juga akan dimeriahkan dengan tarian tradisional. Setelah itu, jajaran manajemen maskapai, pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan dijadwalkan mengikuti sesi foto bersama sebagai bagian dari dokumentasi penerbangan perdana tersebut.

Rangkaian acara kemudian berlanjut ke ruang tunggu keberangkatan (boarding room) sekitar pukul 15.00 WIB.

Di lokasi tersebut akan digelar seremoni peresmian pembukaan rute penerbangan. Sejumlah tokoh dan pejabat dijadwalkan memberikan sambutan, di antaranya Presiden Direktur Lion Group, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah II, Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, serta Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution.

Kehadiran rute penerbangan langsung Kualanamu–Mandailing Natal dinilai menjadi momentum penting bagi daerah.

Bukan hanya memudahkan mobilitas masyarakat, konektivitas udara tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi sektor pariwisata, investasi, perdagangan, hingga distribusi logistik di Mandailing Natal dan kawasan sekitarnya.

Bupati Madina H. Saipullah Nasution dijadwalkan menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap operasional rute tersebut.

Bagi pemerintah daerah, hadirnya penerbangan langsung menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat akses Mandailing Natal dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan di Sumatera Utara.

Rangkaian seremoni penyambutan dan peresmian dijadwalkan ditutup dengan doa bersama sekitar pukul 15.30 WIB.

Setelah seremoni selesai, Wings Air akan kembali menjalankan penerbangan dari Bandara Mandailing Natal menuju Kualanamu.

Jadwal penerbangan kembali mengalami penyesuaian. Dalam draf awal, pesawat sempat diproyeksikan melakukan take-off sekitar pukul 15.20 WIB.

Namun, jadwal tersebut kemudian direvisi untuk memberikan ruang bagi pelaksanaan seremoni sekaligus memastikan seluruh proses operasional dan keselamatan penerbangan berjalan sesuai ketentuan.

Para penumpang dijadwalkan mulai melakukan boarding sekitar pukul 15.50 WIB.

Selanjutnya, pesawat diproyeksikan melakukan pushback dari apron pada pukul 16.20 WIB, sebelum akhirnya lepas landas menuju Bandara Internasional Kualanamu pada pukul 16.30 WIB.

Penerbangan perdana Wings Air ini menjadi salah satu momentum penting bagi Mandailing Natal. Setelah sekian lama konektivitas udara menjadi harapan masyarakat, kini akses penerbangan langsung menuju dan dari Kualanamu mulai diwujudkan.

Bukan lagi sekadar mimpi. Pesawat Wings Air segera mendarat di Bandara Mandailing Natal, membawa harapan baru bagi konektivitas, ekonomi dan pariwisata Bumi Gordang Sambilan. (Rls)