Madina, SahataNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, secara resmi melepas dua pelajar terbaik asal Madina yang terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumatera Utara tahun 2026.
Kedua pelajar tersebut adalah Alif Adha dan Syarif Ahmad Lubis yang akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kota Medan.
Dalam acara pelepasan yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Selasa (4/8/2026), Atika memberikan motivasi sekaligus pesan agar keduanya menjaga kesehatan, disiplin, serta nama baik Kabupaten Mandailing Natal selama menjalani pendidikan dan pelatihan.
“Jaga kesehatan, jaga disiplin, dan jaga nama baik Madina. Tunjukkan bahwa anak-anak Madina mampu bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi,” pesan Atika.
Menurut Atika, keberhasilan Alif Adha dan Syarif Ahmad Lubis menjadi wakil Madina di tingkat provinsi merupakan prestasi yang patut dibanggakan sekaligus menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berusaha meraih prestasi.
Ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal dalam meraih cita-cita di masa depan.
“Prestasi ini akan membuka peluang satu langkah lebih maju dari teman-teman lainnya,” ujarnya.
Wakil Bupati juga meyakini pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Paskibraka Provinsi Sumatera Utara nantinya dapat dibagikan kepada adik-adik kelas di sekolah masing-masing, sehingga mampu melahirkan lebih banyak pelajar Madina yang berprestasi, bahkan menembus seleksi Paskibraka tingkat nasional.
“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga, motivasi, sekaligus inspirasi bagi pelajar lain di Mandailing Natal,” tuturnya.
Diketahui, Alif Adha merupakan siswa SMAN 1 Panyabungan, sedangkan Syarif Ahmad Lubis berasal dari SMAN 2 Plus Panyabungan.
Prosesi pelepasan turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Afrizal Nasution, Asisten III Lismulyadi Nasution, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sudrajat Putra, para kepala sekolah, serta orang tua kedua siswa. (Rizqi)

