Madina – SahataNews | Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah instansi pemerintah daerah, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua Pansus, Dodi Martua, bersama seluruh anggota, dalam rangka memastikan realisasi program dan kegiatan pemerintah daerah berjalan sesuai perencanaan serta menjadi bahan pembahasan dalam LKPJ Tahun anggaran 2025.

Salah satu titik yang menjadi fokus peninjauan adalah RSUD Panyabungan. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Pansus meninjau berbagai aspek, mulai dari pelayanan kesehatan, kondisi lingkungan rumah sakit, ketersediaan lahan parkir, hingga kesiapan peralatan medis.

Turut hadir dalam rombongan Pansus di antaranya Zainal Arifin Simbolon, H. Zainuddin Nasution, Ardiansyah Nasution, Muhammad Rizky Habibi, Zubaidah Nasution, Salman, Edi Anwar, Ahmad Taufik Siregar, Awaluddin, Wildan, H. Binsar Nasution, Ahmad Yusuf, Teguh W. Hasahatan Nasution, dan Irham Syururi Nasution.

Usai peninjauan, Dodi Martua menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Madina, H Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution, khususnya dalam pemindahan serta pengembangan RSUD Panyabungan.

“Dari hasil peninjauan, kita melihat peralatan medis sudah hampir rampung, begitu juga dengan kesiapan sumber daya manusianya,” ujar Dodi.

Ia mengungkapkan, sejumlah peralatan medis modern telah tersedia di RSUD Panyabungan, seperti CT Scan, Cath Lab (laboratorium kateterisasi jantung), serta mamografi untuk deteksi dini kanker payudara.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong RSUD Panyabungan naik kelas sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

“Ini menjadi potensi besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Madina,” tambahnya.

Meski demikian, Pansus juga menyoroti sejumlah hal yang masih perlu dibenahi. Dodi menegaskan pentingnya penyempurnaan fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan secara menyeluruh.

“Pelayanan harus terus ditingkatkan. Nurse station tidak boleh kosong, dan persoalan dasar seperti ketersediaan air serta fasilitas kamar mandi harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan parkir dan menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit agar memberikan kenyamanan bagi pasien dan pengunjung.

Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD guna memastikan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Mandailing Natal berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Rizqi)