PASBAR, SahataNews – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama organisasi otomotif Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pasaman Barat kembali menggelar ajang balap bergengsi Bupati Pasaman Barat Drag Bike 2 Tahun 2026 di kawasan Bandara Pusako Anak Nagari, Sabtu (13/6/2026).
Event otomotif terbesar di Pasaman Barat itu diikuti lebih dari 1.000 pembalap dari berbagai daerah dan menargetkan pemecahan rekor nasional jumlah starter yang sebelumnya berhasil diraih Pasaman Barat.
Kegiatan dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Pasaman Barat, Setia Bakti, mewakili Bupati Pasaman Barat Yulianto. Acara tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, DPRD Sumatera Barat, Forkopimda, dan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Setia Bakti mengapresiasi konsistensi IMI Pasaman Barat dalam mengembangkan olahraga otomotif sekaligus menyediakan wadah positif bagi generasi muda.
“Pemerintah daerah memberi dukungan penuh, termasuk memfasilitasi penggunaan Bandara Pusako Anak Nagari sebagai lokasi lomba. Event seperti ini menjadi sarana tepat untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda secara terarah dan profesional,” ujarnya.
Ia menilai olahraga otomotif memiliki potensi besar berkembang di Pasaman Barat seiring tingginya jumlah kendaraan bermotor di daerah tersebut. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung kegiatan yang berdampak positif bagi pembinaan generasi muda.
Setia Bakti juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan Drag Bike tahun lalu sukses mencatat 1.273 starter, yang saat itu menjadi jumlah starter terbanyak dalam ajang drag bike di Indonesia.
“Prestasi tersebut membuktikan Pasaman Barat mampu menjadi pusat balap motor di Sumatera Barat,” katanya.
Sementara itu, Ketua IMI Pasaman Barat, Decky Harmiko Saputra, mengungkapkan antusiasme peserta tahun ini kembali meningkat. Hingga Sabtu pagi, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 1.100 starter dan masih berpotensi bertambah.
Menurutnya, peserta datang tidak hanya dari berbagai daerah di Sumatera Barat, tetapi juga dari Provinsi Riau dan wilayah lainnya.
“Ini menunjukkan event Pasaman Barat punya daya tarik kuat di kalangan komunitas otomotif,” ujarnya.
Selain menjadi ajang adu kecepatan, Drag Bike juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran ribuan peserta dan penonton turut meningkatkan okupansi hotel, rumah makan, pelaku UMKM, hingga sektor jasa lainnya.
“Ketika event besar digelar, perputaran ekonomi masyarakat ikut naik. Kami harap dukungan terhadap otomotif terus berlanjut,” kata Decky.
Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ade Putra, menilai Pasaman Barat kini menjadi salah satu daerah terdepan dalam penyelenggaraan event otomotif di Sumatera Barat.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan fasilitas balap yang representatif guna mendukung pembinaan atlet sekaligus menekan praktik balap liar.
“Arena yang memadai memberi ruang aman bagi pembalap menyalurkan bakat. Dengan begitu, balap liar bisa diminimalkan dan pembinaan atlet lebih optimal,” ujarnya.
Sejak pagi, ribuan penonton memadati kawasan Bandara Pusako Anak Nagari untuk menyaksikan berbagai kelas perlombaan. Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas otomotif, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat. (Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan