Madina – SahataNews | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, tancap gas mendorong peningkatan kualitas desa binaan pada tahun 2026. Langkah ini diambil setelah capaian membanggakan tahun lalu, di mana dua desa sukses meraih juara di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Tak ingin prestasi itu berhenti, Yupri Astuti meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun tangan aktif memberikan dukungan dan pendampingan.
“Kepada para kepala OPD agar terus memberikan pendampingan pada desa binaan,” tegasnya saat memimpin rapat pelaksanaan program kegiatan OPD pada desa binaan tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Senin (30/3/2026).
Sementara itu, Pj. Sekda Madina, Afrizal Nasution, menekankan pentingnya sinergi antara OPD dengan TP PKK di tingkat desa dan kecamatan. Menurutnya, pengurus di level tersebut lebih memahami indikator penilaian lomba, sehingga koordinasi menjadi kunci keberhasilan.
“TP PKK desa dan kecamatan lebih memahami indikator penilaian lomba. OPD harus berkoordinasi dengan mereka,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina, Irsal Pariadi, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan langkah awal untuk mematangkan persiapan desa binaan tahun 2026.
Ia juga memaparkan, terdapat 10 desa yang telah ditetapkan sebagai desa binaan, masing-masing dengan program unggulan berbeda, yaitu:
Desa Sikara-kara, Kecamatan Natal – Tertib Administrasi PKK
Desa Tanjung Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara – PAAR di era digital
Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi – UP2K PKK
Desa Maga Dolok, Kecamatan Lembah Sorik Marapi – Hatinya PKK
Kecamatan Muara Sipongi – IVA Test
Desa Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat – Posyandu
Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu – PHBS
Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur – Lingkungan Bersih dan Sehat
Desa Kumpulan Setia, Kecamatan Hutabargot – PTP2W-KSS
Desa Manisak, Kecamatan Ranto Baek – PTP2W-KSS
Dengan strategi pendampingan intensif dan kolaborasi lintas OPD, Pemkab Madina optimistis desa binaan tahun ini mampu kembali mengukir prestasi di tingkat provinsi, bahkan lebih tinggi lagi.
“Target kita jelas, bukan hanya ikut, tapi menang,” menjadi semangat yang digaungkan dalam rapat tersebut. (Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan