SahataNews – Madina | Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) terus melakukan gebrakan dalam peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui Program Profiling Aparatur Sipil Negara (Pro ASN) Tahun 2025, Pemkab Madina menggelar pemetaan potensi dan kompetensi ASN secara digital, cepat, dan objektif tanpa dikenakan tarif PNBP.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Desember 2025, dengan total peserta mencapai 480 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pada hari pertama pelaksanaan, 120 peserta mengikuti proses profiling yang dibagi ke dalam dua sesi dan dipusatkan di SMK Negeri 2 Panyabungan, Sabtu (20/12/2025).
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Tim Kantor Regional VI BKN Medan yang diwakili Muhammad Rogibun, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh peserta profiling ASN.
Bupati Madina H. Saipullah Nasution, melalui Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Madina Drs. M. Syahnan Pasaribu, MM, menegaskan bahwa profiling ASN 2025 merupakan langkah strategis untuk mendukung penerapan sistem merit dan pengelolaan talenta ASN di lingkungan Pemkab Madina.
Ia menjelaskan, sistem merit menempatkan ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, sehingga mendorong terwujudnya aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah akan memiliki basis data talenta ASN yang akurat sebagai pijakan dalam pengembangan karier, penempatan, dan promosi jabatan yang dilakukan secara terbuka dan berbasis kualifikasi,” tegasnya.
Sekda Madina juga mengimbau seluruh peserta agar mengikuti rangkaian profiling dengan kesiapan fisik dan mental yang optimal, serta memanfaatkan kegiatan ini untuk mengenali potensi diri secara objektif.
Sementara itu, Ketua Panitia Profiling ASN Kabupaten Mandailing Natal, Ahmad Meinul Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN, serta mendapat dukungan dan fasilitasi dari Kantor Regional VI BKN Medan.
“Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural eselon II, III, IV, serta sebagian pejabat fungsional dan pelaksana. Setiap sesi berlangsung selama empat jam dengan 60 peserta,” ujarnya.
Program Profiling ASN ini diharapkan menjadi fondasi penting penataan karier ASN di Mandailing Natal, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik ke depan.(Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan