MEDAN, SahataNews – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution resmi melantik delapan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Senin (13/7/2026).

Usai pelantikan, Bobby langsung mengumumkan akan meninggalkan Medan untuk berkantor di Kepulauan Nias mulai Rabu (15/7/2026) depan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmennya bersama Wakil Gubernur Sumut, Surya, dalam mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias yang selama ini menjadi salah satu kawasan prioritas di Sumatera Utara.

Pelantikan delapan pejabat itu disebut Bobby sebagai bagian dari penguatan birokrasi agar mampu bekerja lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Dengan ini saya melantik sejumlah pejabat di Pemprov Sumut. Saya harap bisa menjaga amanah yang diberikan,” kata Bobby dalam sambutannya.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak hanya berorientasi pada besarnya anggaran, tetapi mampu menghasilkan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Jangan berpautan dengan anggaran. Kalau ada anggaran, berikan yang terbaik. Kalau diberikan Rp1 harus bisa memberikan berkali-kali lipat,” tegasnya.

Bobby juga meminta seluruh perangkat daerah menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Tolong jangan sampai masyarakat merasa kurang. Mereka harus bisa merasakan kehadiran kita di tengah-tengah mereka,” ujarnya.

Selain itu, Bobby menegaskan tidak boleh ada lagi praktik pungutan liar di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Saya juga ingatkan agar tidak ada lagi kutip-mengutip di area Pemprov Sumut,” katanya.

Usai melantik para pejabat, Bobby mengungkapkan bahwa dirinya akan mulai berkantor di Kepulauan Nias selama tiga bulan. Selama program tersebut berlangsung, ia akan bergantian dengan Wakil Gubernur Sumut, Surya.

Namun, pada keberangkatan perdana yang dijadwalkan Rabu (15/7/2026), Bobby memastikan akan berangkat seorang diri.

“InsyaAllah hari Rabu ini. Janjinya tiga bulan. Tapi yang pertama ini, saya sendiri dulu. Baru nanti Pak Wagub,” ungkapnya.

Menurut Bobby, ada tiga fokus utama yang akan dipantau langsung selama berkantor di Kepulauan Nias, seluruhnya berkaitan dengan percepatan pembangunan daerah.

“Tiga program utama itu pasti pembangunan. Inilah yang akan kita pantau ke depannya,” jelasnya.

Program berkantor di Kepulauan Nias merupakan salah satu janji kampanye Bobby Nasution dan Surya saat Pilkada Sumut. Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap pembangunan di wilayah kepulauan semakin cepat, pelayanan publik semakin optimal, dan tidak ada lagi daerah yang tertinggal.

Berikut delapan pejabat yang dilantik Bobby Nasution:

1. Chusnul Fanany Sitorus – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut.

2. Illyan Candra Simbolon – Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut.

3. Yuliani – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut.

4. Parlindungan Pane – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Sumber Daya Alam.

5. Adi Putra Parlaungan – Kepala Dinas Sosial Sumut.

6. Sabar Jaya – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut.

7. Abu Kosim – Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut.

8. Ade Sofianita – Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut.