Siabu, SahataNews — Kepolisian Resort Polsek Siabu membeberkan motif pelaku penusukan anggota DPRD Madina, Binsar Nasution. Polisi menyebut motifnya karena dendam.

“Dia dendam ke korban,” kata Kapolsek Siabu, Iptu Ahmad Juli Nasution, saat dikonfirmasi Sahatanews, Sabtu (3/10/2026) malam.

Ahmad Juli menjelaskan, dendam pelaku dipicu adanya harta warisan yang dijual oleh ibu tiri pelaku beberapa tahun silam.

“Jadi sekitar tahun 2013 itu, ada harta warisan mereka yang dijual sama ibu tiri pelaku ke korban, karena itu dia dendam ke korban, tapi ini masih dari pengakuan pelaku,” beber Kapolsek sembari menegaskan pihaknya masih terus mendalami pengakuan dari pelaku.

Pelaku bernama Muhammad Yusuf Pulungan, dia berhasil diamankan petugas di Desa Lumban Dolok, Siabu, tak lama usai melakukan penusukan ke anggota DPRD Madina dari Partai Demokrat tersebut.

“Setelah kejadian, kan pelaku melarikan diri, dia kita tangkap di Desa Lumban Dolok,” kata Iptu Juli menambahkan.

Sebelumnya, kejadian penusukan yang bikin heboh ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu, tepat setelah korban selesai melakukan resesnya.

Saat itu, korban disebut sedang berbincang santai dengan rekannya yang bernama Afner di samping rumah seorang warga. Kemudian, terduga pelaku tiba-tiba datang mendekat dan merangkul korban dari arah belakang. Tanpa sempat disadari korban, pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan langsung menikam leher sebelah kanan serta punggung kanan korban.

Korban merintih kesakitan dan spontan berusaha menyelamatkan diri. Terduga pelaku bahkan masih berupaya mengejar hingga akhirnya korban terjatuh di halaman rumah warga setempat.

Penduduk sekitar yang panik melihat kejadian tersebut segera bertindak menolong korban dan melarikannya ke Puskesmas Siabu agar korban segera mendapatkan penanganan medis.
“Korban saat ini telah dirujuk ke RSUD Panyabungan,” tutup Kapolsek. (Sahrul Harahap)