Sipirok, SahataNews – Di usia senjanya yang telah menginjak 80 tahun, Tiasma Harahap masih harus berjuang merawat putranya, Aswan Siregar (30), yang mengalami gangguan jiwa. Keduanya tinggal di Kampung Hasahatan, Desa Dolok Sordang Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Saat ini, Aswan hanya dapat terbaring di rumah karena kondisi kesehatannya yang memerlukan penanganan medis secara intensif. Menurut keterangan keluarga, Aswan telah lama didiagnosis mengalami gangguan jiwa dan membutuhkan perawatan rutin serta konsumsi obat-obatan secara berkelanjutan.
Namun keterbatasan ekonomi membuat proses pengobatan tidak berjalan maksimal. Tiasma yang sudah lanjut usia tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun biaya pengobatan anaknya. Sementara itu, Aswan juga tidak dapat mencari nafkah akibat kondisi yang dideritanya.
“Untuk berobat jalan saja sudah sangat berat, apalagi jika harus menjalani rawat inap di rumah sakit jiwa. Kami bingung harus bagaimana,” ujar salah seorang kerabat keluarga, Jumat (12/6/2026).
Kesulitan yang dihadapi keluarga tersebut semakin bertambah setelah pada tahun ini mereka tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan sosial pemerintah. Padahal bantuan tersebut selama ini cukup membantu memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan Aswan.
Kondisi tersebut membuat keluarga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, maupun para dermawan yang tergerak untuk membantu.
Mereka membutuhkan dukungan berupa biaya pengobatan, pendampingan medis, serta kemudahan akses terhadap layanan kesehatan jiwa agar Aswan dapat memperoleh penanganan yang layak.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, keluarga tersebut berdomisili di Kampung Hasahatan, Desa Dolok Sordang Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pihak pemerintah desa setempat membenarkan kondisi keluarga tersebut dan berharap ada langkah cepat dari berbagai pihak agar Aswan dapat segera memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan.
Sumber : Fb Borumanungkalit

