Madina – SahataNews | Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution optimistis kebutuhan beras masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1446 H akan terpenuhi penuh, meskipun ribuan hektare sawah sempat terdampak banjir.
Keyakinan itu disampaikan Saipullah saat menghadiri panen raya di Kelurahan Gunungbaringin, Panyabungan Timur, Rabu (28/1/2026). Acara ini sekaligus menandai masuknya musim panen bagi para petani setempat.
“Kalau kemarin sawah yang terdampak kurang lebih 8.000 hektare, yang puso hanya 3.500 hektare, sisanya masih bisa kita perbaiki dan panen menjelang Ramadan,” ujar Saipullah. Ia menambahkan, kondisi sawah di Kecamatan Siabu yang sudah mendekati panen juga semakin menambah optimismenya.
Menurut Bupati, hasil panen ini berasal dari bibit Inpari 32 yang disalurkan pemerintah pada pertengahan 2025. Selain itu, dukungan pupuk untuk kelompok tani diharapkan bisa meningkatkan produktivitas, bahkan di lahan yang sebelumnya terdampak banjir.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, menambahkan varietas Inpari 32 juga cocok ditanam di lahan kering atau padi gogo. Bantuan bibit diberikan untuk 143 hektare di enam desa, termasuk 48 hektare di Gunungbaringin.
“Kalau melihat jadwal panen tiga bulan ke depan – Panyabungan Timur, Siabu, dan Mandailing Julu – kami optimistis ketersediaan beras selama Ramadan dan Idulfitri tercukupi,” kata Taufik.
Panen hari ini ditutup dengan momen unik: Bupati Saipullah, pejabat, dan masyarakat duduk bersama di bawah tenda, makan menggunakan daun pisang sebagai piring, menandai kebersamaan dan rasa syukur atas hasil panen.(Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan