Tambangan – SahataNews | Seluruh aparat desa se-Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menggelar kegiatan religius dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus penyambutan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Senin (26/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Tambangan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tambangan Enda Mora Lubis beserta jajaran, KUA Kecamatan Tambangan, para kepala desa, perangkat desa se-Kecamatan Tambangan, serta tokoh masyarakat.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kelancaran tugas dan tanggung jawab aparatur desa, khususnya dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang mengulas makna perjalanan agung Isra dan Mikraj Rasulullah SAW.
Camat Tambangan Enda Mora Lubis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat desa yang menjadi sponsor kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum bersejarah bagi birokrasi pemerintahan desa di Kecamatan Tambangan.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada sponsor karena ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya dilaksanakan oleh aparat desa se-Kecamatan Tambangan. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, terus berlanjut dalam kegiatan-kegiatan positif, serta terjalin silaturahmi dan kekompakan, baik dalam suka maupun duka,” ujar Enda.
Sementara itu, penceramah Ustadz Mahyudin Lubis dalam tausiyahnya mengingatkan aparat desa agar senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan.
Ia menekankan bahwa ikhlas dalam memimpin adalah kemampuan mengelola amanah dengan niat tulus karena Allah SWT, bukan untuk memperkaya diri atau mencari popularitas.
“Pemimpin yang ikhlas akan mengutamakan kepentingan rakyat, bersabar dalam menghadapi ujian, serta melayani masyarakat dengan kasih sayang dan empati,” tutur Ustadz Mahyudin.
Selain itu, ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih mengontrol penggunaan telepon genggam pada anak-anak. Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif, termasuk terpapar judi online dan konten pornografi.
Kegiatan ini disambut positif oleh para perangkat desa. Mereka berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan karena dinilai efektif memperkuat silaturahmi, koordinasi non-formal, serta kekompakan antaraparatur desa di Kecamatan Tambangan.(Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan