Madina, SahataNews – Akun media sosial (Medsos) Siti Aminah Khan, istri Ahmad Alwi Batubara yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan uang jemaah umrah, mendadak tidak lagi muncul dalam pencarian pada Jumat (21/8/2026).

Padahal, sehari sebelumnya, akun Facebook Siti Aminah Khan masih dapat diakses. Salah satu unggahan terakhirnya berupa siaran langsung ketika menyampaikan sambutan kepada sekitar 30 calon jemaah umrah sebelum diberangkatkan menuju Medan dari Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Panyabungan, pada Minggu (16/8/2026).

Puluhan jemaah tersebut kemudian batal berangkat ke Tanah Suci. Mereka bahkan sempat terlantar di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, setelah penerbangan yang dijadwalkan tidak terealisasi.

Siti Aminah diketahui bekerja sebagai pegawai di RSUD Panyabungan. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, yang bersangkutan disebut tidak lagi masuk kerja setelah kasus dugaan penipuan yang menyeret suaminya tersebut menjadi sorotan publik.

Sebelumnya, pimpinan rombongan jemaah, Hanapi Lubis, mengungkapkan bahwa Siti Aminah sempat mengirimkan uang sebesar Rp7 juta untuk biaya penginapan sekitar 30 jemaah yang terlantar di kawasan Kualanamu.

Namun, setelah itu Aminah disebut tidak dapat lagi dihubungi oleh Hanapi untuk meminta kejelasan dan pertanggungjawaban lebih lanjut terkait keberadaan serta nasib para jemaah.

Hanapi mengatakan pihak keluarga Alwi juga tidak menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut hingga akhirnya para jemaah sepakat membuat laporan ke polisi.

“Akhinya kami tunggulah sampai kemarin sore jam 5, tidak ada iktikad baik, baik dari keluarga Alwi, istrinya, atau keluarga utusannya, tidak ada iktikad baik. Akhirnya, sorenya kita sepakat bersama-sama untuk melakukan pelaporan terhadap Saudara Alwi. Kemudian sepakat untuk kembali ke Mandailing,” kata Hanapi di Mapolres Madina, Jumat (21/8/2026).

Sementara itu, berbeda dengan akun milik istrinya, akun media sosial Ahmad Alwi Batubara hingga Jumat masih dapat diakses.

Unggahan terakhir di laman Facebook Alwi berupa video yang memperlihatkan aktivitas ziarah di sekitar Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Video tersebut diunggah sekitar lima hari lalu.

Unggahan itu kemudian ramai dikomentari warganet. Sejumlah pengguna media sosial meluapkan kekecewaan dan kemarahan terkait nasib puluhan jemaah yang batal berangkat ke Arab Saudi meski disebut telah melunasi biaya perjalanan kepada biro travel Sultan Andalus Haramain (SAH) milik Alwi.

“Sampai hati kalian mempermainkan tamu Allah. Ingat azab Allah itu pedih, seharusnya kalian lebih tahu karena kalian sudah sering ke Tanah Suci,” tulis salah seorang warganet.

“Hati nuranimu mana, Pak,” timpal pengguna lainnya.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Aparat diharapkan dapat mengusut dugaan penggelapan atau penipuan tersebut serta menelusuri keberadaan dan tanggung jawab pihak-pihak yang berkaitan dengan keberangkatan puluhan jemaah umrah tersebut. (Rizqi)