Sergai, SahataNews – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Medan–Tebing Tinggi Km 66/800 Jalur B, kawasan Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninggal dunia. Dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Nuh (51). Saat kejadian, korban berada di dalam mobil Toyota Avanza Veloz dengan nomor polisi BB 1846 XR bersama dua orang lainnya.

Muhammad Nuh dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.

Peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan tabrak lari setelah mobil yang ditumpangi korban terlibat benturan dengan sebuah truk tronton yang melaju searah. Truk tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan hingga kini pengemudinya masih dalam penyelidikan polisi.

Kapolres Serdang Bedagai melalui Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tabrak lari di Jalur B Tol Tebing Tinggi–Medan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua luka-luka. Barang bukti kendaraan sudah diamankan dan penyelidikan terhadap kendaraan yang melarikan diri masih terus berlanjut,” kata AKP Bringin Jaya di Mapolres Sergai, Minggu (4/10/2026).

Kecelakaan bermula ketika Toyota Avanza Veloz yang dikemudikan Husni Kali (39) melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.

Di dalam kendaraan tersebut terdapat dua penumpang, yakni Muhammad Nuh (51) dan H. Arifin Nasution (71).

Saat tiba di Km 66/800 Jalur B, mobil tersebut diduga menabrak bagian belakang truk tronton yang berada di depannya.

Benturan keras membuat bagian depan Toyota Avanza Veloz mengalami kerusakan parah. Kondisi kendaraan ringsek setelah menghantam kendaraan di depannya.

Namun, truk tronton yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut justru meninggalkan lokasi kejadian.

Identitas pengemudi maupun nomor polisi truk tronton tersebut belum diketahui. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap kendaraan dan pengemudi yang diduga terlibat.

Akibat kecelakaan tersebut, Muhammad Nuh meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza Veloz, Husni Kali, mengalami luka robek pada bagian dagu.

Sedangkan penumpang lainnya, H. Arifin Nasution, mengalami sesak dan sakit pada bagian dada.

Ketiga korban kemudian dievakuasi ke RSU Medistra Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, untuk mendapatkan penanganan medis. Korban meninggal dunia juga menjalani proses visum.

Petugas Satlantas Polres Serdang Bedagai yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain mengamankan kendaraan Toyota Avanza Veloz sebagai barang bukti, polisi juga mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi truk tronton yang diduga terlibat dalam kecelakaan.

Hingga Minggu (4/10/2026), polisi masih memburu jejak kendaraan tersebut.

Kasus kecelakaan ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Serdang Bedagai. Polisi masih mendalami kronologi kejadian sekaligus berupaya mengungkap identitas truk dan pengemudinya. (Rls)