Madina, SahataNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Pengajian Sejuta Selawat memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menjadi benteng moral bagi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
Hal itu disampaikan Saipullah saat menghadiri Pengajian Sejuta Selawat sekaligus penyambutan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan Timur, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai kecamatan tersebut berlangsung khidmat. Tausiah disampaikan oleh Buya Salman Ahmad Al Mandaili, sedangkan zikir, selawat, dan doa bersama dipimpin Ustaz Abdul Karim Lubis.
Dalam sambutannya, Saipullah mengapresiasi semangat masyarakat Desa Pagur dan para jemaah yang terus menjaga dan menghidupkan syiar Islam melalui kegiatan pengajian.
“Saya bangga kepada Ustaz Salman yang selalu semangat menyampaikan syiar Islam. Semoga kita mendapat rida Allah SWT dan pengajian ini memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Bupati, pengajian dan majelis ilmu menjadi salah satu upaya efektif untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan sosial, khususnya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta membangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga.
“Saya minta kepada orang tua untuk selalu mengawasi dan mengingatkan anak-anak agar tidak terlibat kejahatan dan peredaran narkoba. Mari sama-sama kita berantas narkoba dan pergaulan bebas di Bumi Gordang Sambilan. Saya yakin dengan pengajian selawat kita dapat membentengi diri dan keluarga,” tegasnya.
Selain itu, Saipullah juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami sayuran atau dijadikan kolam ikan guna mendukung ketahanan pangan keluarga di tengah keterbatasan anggaran dan kondisi ekonomi saat ini.
“Manfaatkan pekarangan yang ada untuk kebutuhan pangan,” pesannya.
Bupati berharap kegiatan pengajian seperti ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi masyarakat, serta menekan angka kriminalitas di Kabupaten Mandailing Natal.
“Semoga Allah mengangkat semua kejahatan yang ada di Bumi Gordang Sambilan ini,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat dan para jemaah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga. (Rls)

