Tambangan – SahataNews | Warga di sekitar Jalan penghubung Laru–Hutatonga AB, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dibuat waswas. Sepasang beruang dilaporkan beberapa kali terlihat berkeliaran di perkebunan milik warga, bahkan mendekati permukiman.

Kepala Desa Hutatonga AB, Ali Muda Hasibuan, mengungkapkan kemunculan dua ekor beruang tersebut terjadi tiga hari berturut-turut pada pagi hari pekan lalu. Kejadian itu bahkan sempat direkam warga dan videonya kini beredar luas.

“Pengaduan warga, pekan lalu pernah tiga hari berturut-turut dua ekor beruang itu terlihat di kebun warga waktu masih pagi-pagi,” ujar Ali Muda kepada media ini, Senin (26/1/2026).

Tak hanya di kebun, beruang tersebut juga disebut pernah muncul tak jauh dari permukiman warga. Ali Muda menduga, satwa dilindungi itu masuk ke area perkebunan karena mencari makanan.

“Sebelum masuk kampung ini ada kebun cengkeh, di situ juga ada pohon durian. Dugaan kami beruang itu cari makan,” jelasnya.

Meski situasi belum sampai mencekam, rasa khawatir tetap dirasakan warga, mengingat lokasi kemunculan beruang merupakan jalur lintas dan banyak warga yang setiap hari beraktivitas di kebun.

“Masyarakat resah, tapi belum sampai mencekam. Hanya saja ini jalur lintas dan warga banyak berkebun di sana. Takut kalau tiba-tiba berpapasan,” ungkap Ali Muda.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara melalui pemerintah kecamatan. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut.

“Kami sudah sampaikan ke camat untuk diteruskan ke BKSDA, tapi sampai sekarang belum ada balasan,” katanya.

Ali Muda berharap, BKSDA segera turun ke lokasi untuk menangani kemunculan beruang tersebut dan mengarahkan kembali ke habitat aslinya.

“Takutnya nanti terjadi konflik antara manusia dan hewan. Ini yang kami khawatirkan,” tutupnya.(Rizqi)