Madina, SahataNews – Semangat gotong royong kembali menggema di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kelompok Keta Marsialapari Rura Aek Mais kembali turun bersama membersihkan lingkungan Desa Padang Sanggar, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan antardesa di Kecamatan Tambangan terus terjaga. Para peserta bahu-membahu membersihkan lingkungan desa, mulai dari pinggir jalan, parit hingga sampah yang berserakan di sepanjang jalur permukiman.
Camat Tambangan, Bahren Daulay, S.Sos, mengatakan kegiatan gotong royong tersebut merupakan bagian dari gerakan Keta Marsialapari Rura Aek Mais yang terus digulirkan secara bersama-sama.
Menurutnya, kekompakan kepala desa, perangkat desa, NNB, PKK hingga masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Kekompakan para peserta yang terdiri dari kepala desa dan seluruh perangkat desa, NNB, PKK serta masyarakat Desa Padang Sanggar menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan desa,” ujar Bahren.
Dalam kegiatan tersebut, Keta Marsialapari Rura Aek Mais membersihkan kawasan mulai dari Gapura Desa Padang Sanggar hingga ujung permukiman masyarakat.
Parit dibersihkan, sampah dikumpulkan, sementara sisi jalan yang ditumbuhi rerumputan dan semak turut ditata agar lingkungan terlihat lebih bersih dan rapi.
Bahren juga mengimbau Pemerintah Desa Padang Sanggar bersama seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan secara berkelanjutan. Ia meminta masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.
“Kebersihan desa merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, asri dan tertata,” tegasnya.
Keta Marsialapari Rura Aek Mais sendiri merupakan kelompok gotong royong yang melibatkan tujuh desa di Kecamatan Tambangan, yakni Desa Pastap Julu, Pastap, Padang Sanggar, Muara Mais, Muara Mais Jambur, Angin Barat, dan Lumban Pasir.
Bahren menyampaikan apresiasi kepada tujuh kepala desa beserta seluruh perangkat desa yang tergabung dalam Keta Marsialapari Rura Aek Mais.
Apresiasi juga diberikan kepada masyarakat Desa Padang Sanggar yang ikut turun langsung dalam kegiatan tersebut.
“Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian dalam membangun desa terus terjalin, semakin kuat dan dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu,” pungkas Bahren.
Kegiatan Keta Marsialapari ini sekaligus menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya pekerjaan pemerintah desa, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Semangat tujuh desa tersebut diharapkan terus menjadi kekuatan dalam membangun Kecamatan Tambangan yang bersih, sehat dan tertata. (Rizqi)
