DELI SERDANG,SahataNews – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat, Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, membeberkan strategi yang dinilai mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, pemerintah daerah harus berani berinovasi dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki, mulai dari pengelolaan pelabuhan hingga pemanfaatan sampah bernilai ekonomi.
Hal itu disampaikan Saipullah usai menghadiri Dialog Otonomi Daerah yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Hall Institut Kesehatan Medistra, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (2/7/2026), dalam rangka peringatan HUT ke-26 Apkasi.
Menurut Saipullah, dialog tersebut menghadirkan berbagai akademisi dan praktisi yang membahas isu-isu strategis pembangunan daerah. Materi yang disampaikan dinilai sangat relevan dengan kondisi pemerintah kabupaten yang saat ini dituntut tetap mampu mendorong pembangunan meski menghadapi keterbatasan anggaran.
“Alhamdulillah, materinya sangat bagus. Saat ini pemerintah pusat memiliki program-program strategis yang anggarannya dialokasikan ke daerah. Karena itu, pemerintah daerah harus melakukan inovasi dan kreativitas untuk mencari PAD,” ujar Saipullah.
Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dibahas dalam dialog adalah mengoptimalkan potensi daerah agar mampu menjadi sumber pendapatan baru. Pengoperasian pelabuhan, misalnya, dinilai dapat memberikan kontribusi melalui retribusi jasa apabila dikelola secara maksimal.
Selain itu, pengelolaan sampah juga disebut memiliki nilai ekonomi yang besar. Menurutnya, selain mampu menambah pendapatan daerah, pengelolaan sampah yang baik juga dapat membantu mengatasi persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Saipullah menegaskan, keberhasilan upaya tersebut membutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah. Ia pun mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk terus menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan tugasnya.
“Ini memerlukan kerja sama dan keseriusan. Yang perlu dilakukan adalah mendorong ASN untuk berinovasi dan berkreativitas dalam menggerakkan ekonomi kreatif, serta memberdayakan instansi agar melahirkan inovasi sesuai bidang masing-masing,” tutupnya.
Dialog Otonomi Daerah Apkasi merupakan agenda tahunan yang mempertemukan para kepala daerah untuk bertukar gagasan serta membahas berbagai strategi dalam memperkuat pembangunan dan kemandirian fiskal daerah di tengah tantangan ekonomi nasional maupun global. (Rizqi)

