Lebanon – SahataNews | Duka mendalam menyelimuti keluarga besar TNI setelah gugurnya Praka Farizal Rhomadhon (28), prajurit Yonif 113/Jaya Sakti Kodam Iskandar Muda, dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.
Praka Farizal Rhomadhon, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjadi korban gugur atas serangan Israel di Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026).
Di balik kabar duka itu, tersimpan kisah haru dari sang istri, Fafa Nur Azila (25), yang meninggalkan jejak terakhir penuh cinta di media sosial suaminya.
Pada 17 Januari 2026, Azila menuliskan satu kata sederhana di unggahan Instagram Farizal: “Suamii”, disertai ikon hati merah.
Balasan Farizal dengan dua emotikon hati merah menjadi interaksi terakhir mereka di ruang digital.
Tak berhenti di sana, dalam unggahan Azila saat menemani putri kecil mereka bermain di Bireuen pada 28 Maret 2026, Farizal kembali meninggalkan komentar singkat: “Nayol”, dibarengi emotikon wajah tersenyum dengan mata berbentuk hati.
Pesan itu mencerminkan rasa cinta dan kebanggaan seorang ayah terhadap buah hati, Shanaya Almahyra Elshanu, yang baru berusia dua tahun.
Komentar sederhana itu kini menjadi pesan terakhir yang ditinggalkan sang prajurit untuk keluarganya.
Keesokan harinya, Minggu 29 Maret 2026, Farizal gugur akibat serangan artileri Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang menghantam pos kontingen Indonesia di Desa Adchit al Qusayr, Lebanon Selatan.
Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi istri dan anaknya, sekaligus menjadi kehilangan besar bagi bangsa.
Pesan terakhir Azila dan komentar penuh cinta Farizal kini menjadi kenangan abadi.
Bagi keluarga kecil itu, interaksi sederhana di media sosial bukan sekadar tulisan, melainkan simbol kasih sayang yang akan terus hidup meski sang prajurit telah tiada.
Bagi bangsa Indonesia, pengabdian Farizal adalah teladan tentang keberanian, loyalitas, dan cinta yang tak pernah padam—baik untuk negara maupun keluarga.
— Penjelasan Mabes TNI —
Markas Besar (Mabes) TNI mengatakan, keempat prajurit TNI yang menjadi korban ialah Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Farizal Rhomadhon, dan Praka Arif Kurniawan.
Keempat korban merupakan anggota Kompi C United Nations Position (UNP) 7-1 dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) XXIII-S yang tergabung dalam UNIFIL.
“Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
Aulia mengungkapkan, untuk penanganan medis, dua prajurit yang mengalami luka ringan dirawat di Hospital Level I UNIFIL, yakni fasilitas kesehatan dasar milik pasukan PBB.
Sementara itu, prajurit yang mengalami luka berat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St George di Beirut untuk perawatan lanjutan.
“Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut,” ungkap dia.
TNI menyatakan, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon, yang ditandai dengan saling serang artileri. Hingga kini, belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut, dan investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL.
Sebagai langkah antisipasi, TNI meningkatkan kewaspadaan seluruh personel sesuai Standard Operating Procedure (SOP) atau prosedur operasional standar yang berlaku dalam misi UNIFIL.
“TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit,” ujar dia.
Selain itu, TNI terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah darurat (kontingensi) sesuai kondisi di wilayah penugasan di Lebanon. (Rls)
Sumber : Fb PosmetroMedan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan