MEDAN, SahataNews – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akhirnya buka suara terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dan wilayah sekitarnya yang terjadi sejak Minggu (12/7/2026).

Perusahaan menyebut meningkatnya permintaan bahan bakar minyak (BBM) selama masa libur sekolah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kelangkaan stok di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut membuat berbagai jenis BBM, mulai dari Pertalite, Pertamax hingga Solar, sempat mengalami kekosongan di beberapa lokasi.

Akibatnya, antrean kendaraan mengular di berbagai SPBU sejak Senin (13/7/2026). Bahkan hingga Selasa (14/7/2026), antrean panjang masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Medan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan dalam beberapa hari terakhir pihaknya menghadapi lonjakan kebutuhan BBM di wilayah distribusi Fuel Terminal (FT) Medan Group.

Wilayah tersebut meliputi Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, serta sejumlah daerah di Provinsi Aceh, seperti Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang.

“Optimalisasi distribusi tersebut juga merupakan bagian dari upaya percepatan penyaluran menyusul tingginya kebutuhan BBM masyarakat yang terjadi selama periode libur sekolah dalam beberapa waktu terakhir,” kata Fahrougi dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026).

Selain lonjakan permintaan, Pertamina juga mengungkapkan distribusi BBM di sejumlah wilayah Sumatera Utara sempat menghadapi penyesuaian operasional armada distribusi, sehingga berdampak pada keterlambatan pasokan ke beberapa SPBU.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pertamina menambah 15 unit mobil tangki (MT) bantuan guna mempercepat distribusi BBM ke wilayah yang terdampak.

Tak hanya itu, sebanyak 30 Awak Mobil Tangki (AMT) tambahan juga dikerahkan untuk mendukung kelancaran pengiriman BBM dari Fuel Terminal Medan menuju SPBU di berbagai daerah.

Meski berbagai langkah percepatan distribusi telah dilakukan, hingga Selasa (14/7/2026) antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Medan. Masyarakat berharap distribusi BBM segera kembali normal sehingga kebutuhan bahan bakar dapat terpenuhi dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu. (Rls)

 

Sumber : Fb Posmetro Medan