Madina, SahataNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina), Sumatera Utara, dipastikan segera membuka lelang Jabatan Tinggi Pratama (JTP) atau open bidding untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang masih kosong di lingkungan pemerintahan.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Saipullah Nasution usai melantik lebih dari 160 pejabat, termasuk enam kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan tiga asisten Sekretariat Daerah di Kantor Bupati Panyabungan, Rabu (20/5/2026).
“Setelah hasil uji kompetensi keluar, akan terlihat ruang jabatan yang kosong. Dalam waktu dekat kita buka open bidding, mungkin minggu depan sudah diumumkan,” kata Saipullah.
Rencana lelang jabatan ini langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya, selama ini banyak pejabat di Pemkab Madina diketahui merangkap dua jabatan sekaligus karena masih kosongnya sejumlah kursi strategis.
Bahkan, satu pejabat harus memimpin dua OPD dalam waktu bersamaan.
Saipullah menegaskan, seluruh pejabat yang baru dilantik tetap memiliki kesempatan mengikuti open bidding tersebut.
“Kalau ada pejabat yang baru dilantik ingin mendaftar, silakan saja. Nanti ikut lagi uji kompetensi, kalau memenuhi syarat bisa naik jabatan,” ujarnya.
Namun, khusus untuk posisi sekretaris daerah (Sekda), Saipullah memastikan proses seleksinya akan dilakukan secara terpisah.
“Mungkin Sekda tersendiri karena itu jabatan eselon IIa,” ucapnya.
Sejak Alamulhaq mengundurkan diri pada Mei 2025, kursi Sekda Madina hingga kini belum terisi secara definitif.
Awalnya, posisi tersebut dijabat sementara oleh Sahnan Pasaribu. Setelah tiga kali perpanjangan SK, jabatan itu kemudian diserahkan kepada Afrizal Nasution yang juga masih menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Tak hanya posisi Sekda, sejumlah kepala dinas juga masih diisi pelaksana tugas (Plt) yang merangkap jabatan lain.
Irsal Pariadi misalnya, selain menjabat Kepala Dinas PMD juga dipercaya sebagai Plt. Kepala Dinas Dukcapil.
Kemudian Yuri Andri turut merangkap sebagai Plt. Kepala Dinas Perhubungan.
Sementara Muhammad Faisal Situmorang yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga masih tercatat menjabat Kepala Dinas Kesehatan.
Sedangkan Mukhtar Afandi kini mendapat tugas tambahan sebagai Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.
Dengan segera dibukanya open bidding ini, persaingan memperebutkan kursi jabatan strategis di lingkungan Pemkab Madina diprediksi bakal berlangsung ketat. (Rizqi)
