SahataNews – Madina | Pernyataan mengejutkan disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis. Di hadapan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Erwin secara terbuka mengaku tak ingin lagi berkiprah di legislatif daerah pada periode berikutnya dan berharap mendapat restu untuk meninggalkan Madina.
Pengakuan itu disampaikan Erwin saat memberikan sambutan dalam acara Pisah Sambut Kapolres Madina di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin malam, 12 Desember 2026.
“Saya sudah ketua DPRD dua periode, insyaallah, dan tidak akan tiga periode karena saya sudah tidak lagi mau untuk di daerah. Mudah-mudahan Bu Wakil membolehkan saya pindah dari Mandailing Natal,” ujar Erwin.
Pernyataan tersebut sontak menarik perhatian hadirin. Erwin bahkan menyebut keputusannya itu akan membuka jalan bagi Khoiruddin Faslah Siregar untuk akhirnya menembus gedung DPRD Madina, setelah empat kali gagal dalam pemilihan legislatif.
“Karena tadi Tulang Faslah bilang sudah empat kali ikut tapi tidak masuk, tahun depan Anda akan masuk,” ucap Erwin.
Sebelumnya, Faslah dalam sambutannya justru merendah. Ia mengaku belum pantas disebut sebagai tokoh masyarakat Madina karena belum pernah menang dalam empat kontestasi pileg yang diikutinya.
“Tapi, saya empat kali memenangkan kepala daerah,” kata Faslah.
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution tak menanggapi secara langsung sinyal mundurnya Erwin dari panggung legislatif daerah. Namun, ia justru melontarkan ajakan politik kepada Faslah untuk bergabung dengan Partai Gerindra.
“Tadi kalau Pak Ketua Faslah sampaikan, ini mohon izin saya tarik sedikit ke politik, mungkin kalau ke Gerindra bisalah Pak Ketua,” ujar Atika.
Meski demikian, Atika menyampaikan keraguannya. Pasalnya, Faslah selama ini dikenal sebagai kader tulen dan loyal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Tapi saya tidak tahu, darahnya ini terlalu hijau. Jadi, terima kasih tadi atas nama pemerintah mewakili tokoh masyarakat,” ucapnya.
Diketahui sebelumnya, Khoiruddin Faslah Siregar juga telah menyatakan tidak akan maju lagi dalam pemilihan Ketua DPC PKB Madina pada Musyawarah Cabang tahun ini. Ia menilai kepemimpinannya selama empat periode sudah cukup dan saatnya memberi ruang bagi kader muda untuk mengambil alih estafet kepemimpinan partai.(Rls)

