Kotanopan – Pemerintah Kecamatan Kotanopan terus mendorong ketahanan pangan melalui kegiatan penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di lahan warga Desa Tombang Bustak, Rabu (9/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Penanaman jagung dilakukan secara simbolis dan serentak oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kotanopan, melibatkan Camat Kotanopan Muslih Lubis, S.Sos, Kapolsek Kotanopan AKP Syarifuddin Nasution, Danramil 14 Kotanopan Letda ARH Marito E. Harahap, Kalapas Kelas III Kotanopan Erik Suranta Ginting, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kotanopan Vinsensius Tampubolon, serta Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Hutarimbaru Kecamatan Kotanopan Beni Arya Daulay.

Juga hadir Kepala Desa Tombang Bustak Mulia Sakti, tokoh masyarakat, kelompok tani, dan warga desa setempat.

Dalam sambutannya, Camat Kotanopan menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pertanian berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk komitmen bersama, mulai dari pemerintah pusat hingga desa, untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Kecamatan Kotanopan mendukung penuh langkah ini sebagai bagian dari kontribusi terhadap swasembada pangan,” ujar Muslih Lubis.

Ia juga menyampaikan rencana lanjutan, yakni pembukaan lahan minimal satu hektare untuk penanaman jagung di setiap desa di wilayah Kecamatan Kotanopan.

Sementara itu, Kapolsek Kotanopan AKP Syarifuddin Nasution menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program strategis ketahanan pangan nasional yang harus dikawal bersama.

“Penanaman jagung serentak ini adalah bagian dari kolaborasi lintas sektor. Kami dari unsur Forkopimcam mendukung penuh agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan memberi hasil nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian jagung di wilayah Mandailing Natal, khususnya Kecamatan Kotanopan.(Red)