PATIALO, SahataNews – Kepedulian Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan. Saat dalam perjalanan pulang dari Padang, Bupati menyempatkan diri mengunjungi Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan, Senin (22/6/2026), untuk menemui Asmaul Husna, siswi yang berhasil lulus seleksi masuk Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, namun terkendala biaya keberangkatan.

Meski harus melewati jalan sempit dan tanjakan sejauh sekitar 4 kilometer menuju desa tersebut, Bupati tetap bertekad datang langsung untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan dukungan kepada Asmaul Husna dan keluarganya.

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dr. Mhd. Faisal Situmorang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Parlin Lubis, Kepala Dinas Tenaga Kerja Rahmad Hidayat, Camat Kotanopan Endar Mora Lubis, serta Camat Tambangan Bahren Daulay.

Kedatangan rombongan disambut Kepala Desa Patialo Muhammad Aswar, tokoh masyarakat, keluarga Asmaul Husna, dan warga setempat.

Bupati mengungkapkan bahwa keinginannya untuk datang ke Desa Patialo sebenarnya telah direncanakan sejak sebulan lalu. Namun karena padatnya agenda, kunjungan tersebut baru dapat terlaksana sekarang.

“Pagi tadi saya tiba di Padang dari Jakarta. Saya sengaja lewat dari sini agar bisa datang ke Desa Patialo dan bertemu langsung dengan Asmaul Husna,” ujar Saipullah.

Menurutnya, selain bersilaturahmi dengan masyarakat, kunjungan tersebut juga sebagai tindak lanjut atas informasi yang diterimanya mengenai seorang putri daerah yang berhasil lolos ke Universitas Al-Azhar namun belum memiliki biaya yang cukup untuk berangkat.

“Hari ini saya datang langsung menemui Asmaul Husna dan keluarganya. Setelah berdiskusi bersama kepala desa, camat, sejumlah OPD, dan para dermawan di wilayah Mandailing Julu, kita sepakat bergotong royong membantu biaya keberangkatannya,” katanya.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Madina akan berupaya melengkapi kekurangan biaya yang masih dibutuhkan agar Asmaul Husna dapat berangkat ke Mesir sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia juga berpesan agar kesempatan emas tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Perjuangan untuk bisa berangkat ini tidak mudah. Karena itu, jangan disia-siakan. Jadikan ini motivasi untuk belajar sungguh-sungguh dan meraih prestasi setinggi mungkin,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyerahkan bantuan awal untuk mendukung biaya keberangkatan Asmaul Husna.

Bahkan, ia berencana menggalang partisipasi dari kalangan pejabat dan dermawan di Kabupaten Madina guna membantu memenuhi kebutuhan biaya yang masih kurang.

“Saat ini beasiswa yang dianggarkan Pemkab Madina masih diperuntukkan bagi mahasiswa yang kuliah di dalam negeri. Untuk kuliah di luar negeri seperti Asmaul Husna memang belum ada anggarannya. Namun melalui kebersamaan dan kepedulian kita semua, insyaallah kekurangan biaya tersebut dapat terpenuhi,” ungkapnya.

Sementara itu, Asmaul Husna mengaku terharu dan tidak menyangka Bupati Madina datang langsung ke desanya yang akses jalannya cukup sulit.

Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah datang langsung ke Desa Patialo dan membantu biaya keberangkatan saya ke Kairo. Ini menjadi penyemangat besar bagi saya untuk terus belajar dan mengharumkan nama daerah,” tuturnya. (Rizqi)