Madina – SahataNews | Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 secara daring, Senin (6/4/2026), di tengah persiapannya mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumut di Medan.
Pelaksanaan Musrenbang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Panyabungan, dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.
Dalam arahannya, Bupati Saipullah menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan program pemerintah daerah dengan aspirasi masyarakat serta kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara.
“Musrenbang ini penting untuk memastikan perencanaan pembangunan berjalan selaras, terarah, dan tepat sasaran,” ujar Saipullah.
Ia memaparkan sejumlah indikator makro ekonomi sebagai dasar perencanaan RKPD 2027. Pertumbuhan ekonomi Madina pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,38 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 6,10–6,80 persen pada 2027. Tingkat pengangguran yang berada di angka 7,18 persen pada 2025 diharapkan turun menjadi 6,75–6,09 persen pada 2027.
Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 74,26 pada 2025 ditargetkan meningkat menjadi 74,35 pada 2027. Untuk ketimpangan ekonomi, Rasio Gini diproyeksikan turun dari 0,2420 menjadi kisaran 0,235–0,232.
Di sisi lain, angka kemiskinan yang berada pada 7,91 persen pada 2025 ditargetkan turun signifikan menjadi 4,43–5,74 persen pada 2027. Inflasi daerah juga diharapkan dapat ditekan dari 4,37 persen menjadi sekitar 2,24 persen.
Bupati juga mengingatkan bahwa Mandailing Natal merupakan daerah yang rawan bencana, sehingga arah pembangunan ke depan harus mengintegrasikan prinsip pengurangan risiko bencana.
“Perencanaan pembangunan harus mengacu pada RPJMD 2025–2029 serta selaras dengan tema pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara, melalui pendekatan holistik-tematik, integratif, dan spasial,” tegasnya.
Adapun tema pembangunan Kabupaten Mandailing Natal tahun 2027 ditetapkan yakni “Peningkatan Pelayanan Dasar, Transformasi Tata Kelola Pemerintahan dan Ekonomi untuk Mewujudkan Daerah Tangguh.”
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Madina, Birul Walidain, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD 2027 bertujuan untuk menyepakati arah pembangunan daerah serta menyelaraskan program dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional.
“Selain itu, forum ini juga menjadi sarana penyempurnaan rancangan RKPD berdasarkan masukan para pemangku kepentingan, guna mewujudkan perencanaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel,” jelas Birul. (Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan