MEDAN, SahataNews – Badai kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (22/8). Angin kencang menyebabkan seng rumah warga hingga posko bantuan bagi korban bencana hujan badai pada Selasa (18/8) lalu beterbangan.
Dilansir Dari Kumparan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, angin kencang menerbangkan sejumlah seng rumah warga dan posko bantuan. Kondisi itu terjadi tanpa disertai hujan.
“Iya terbang, badai,” kata Yunita saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8).
Yunita menyebutkan, di Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka.
Namun, peristiwa berbeda terjadi di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Seorang anak perempuan bernama Naila Bilqis Aini (10) dilaporkan mengalami luka setelah tertimpa seng rumah.
Naila kemudian dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Ia mengalami luka pada bagian kepala dan mendapat 10 jahitan.
“Untuk luka korban di bagian kepala bocor dengan 10 jahitan,” ujar Yunita.
Selain Medan Johor, angin kencang juga berdampak di Kecamatan Medan Tuntungan. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.
Salah satu rumah mengalami kerusakan pada bagian depan dan tengah. Sebanyak 20 lembar seng dilaporkan rusak akibat diterjang angin kencang.
Yunita mengatakan, BPBD Kota Medan masih melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak. Hingga Sabtu malam, data kerusakan secara keseluruhan belum selesai direkap.
“Sedang didata satu per satu. Data lengkapnya belum direkap, sedang berlangsung pendataan malam ini,” pungkasnya. (Rls)

