MADINA, SahataNews – Warga Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini resmi menikmati aliran listrik dari PT PLN (Persero) selama 24 jam. Kehadiran listrik tersebut mengakhiri ketergantungan masyarakat terhadap pembangkit listrik tenaga kincir air yang selama ini menjadi sumber penerangan desa.

Peresmian masuknya jaringan listrik PLN ke Desa Patialo ditandai dengan penyalaan lampu secara simbolis oleh Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution yang disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kamis (23/7/2026).

Bupati Saipullah Nasution mengatakan, program elektrifikasi Desa Patialo sejatinya telah direncanakan sejak tahun lalu. Namun, pelaksanaannya tertunda akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Mandailing Natal pada akhir November 2025.

“Setelah diresmikan hari ini, masyarakat akan menikmati listrik selama 24 jam dari PLN. Dengan adanya listrik, masyarakat akan lebih mudah untuk beberapa aktivitas,” ujar Saipullah.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal masih memiliki pekerjaan rumah untuk menghadirkan listrik dan jaringan internet ke seluruh wilayah. Saat ini masih terdapat 23 desa yang belum teraliri listrik serta 44 desa yang masih masuk kategori blank spot atau belum terjangkau jaringan internet.

“Dari 23 desa yang belum masuk listrik dan 44 desa blank spot, kami targetkan tuntas di tahun 2027,” tegasnya.

Selain listrik, Saipullah memastikan masyarakat Desa Patialo juga akan segera menikmati layanan internet sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses informasi dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

Sementara itu, Camat Kotanopan Enda Mora Lubis menyampaikan bahwa kehadiran listrik akan menjadi pintu masuk bagi pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Desa Patialo.

“Dengan masuknya aliran listrik maka jaringan internet juga akan menyusul. Anak-anak kami sekarang bisa belajar di malam hari,” katanya.

Tokoh masyarakat Desa Patialo, Mhd. Jamil Lubis, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, PLN, serta seluruh pihak yang telah memperjuangkan masuknya listrik ke desa mereka.

Menurutnya, kehadiran listrik menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, aktivitas ekonomi, serta kesejahteraan warga Desa Patialo. (Rizqi)