Madina – SahataNews | Sebanyak 342 calon jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 6 dipastikan siap diberangkatkan pada akhir April 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Madina, Ahmad Zainul Khobir, menyampaikan bahwa para jemaah akan mulai diberangkatkan dari Madina menuju Medan pada 26 April 2026.
“Setibanya di Medan, jemaah akan masuk Asrama Haji pada 27 April 2026 pukul 06.00 WIB,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Selanjutnya, para jemaah dijadwalkan bertolak ke Madinah pada 28 April 2026 pukul 04.30 WIB.
Dari total 342 jemaah tersebut, sebanyak 130 orang merupakan laki-laki dan 212 perempuan. Jemaah tertua tercatat atas nama Painem (90) dari Kecamatan Sinunukan, sementara yang termuda adalah Muhammad Yunus (17) asal Kecamatan Siabu.
Zainul memastikan seluruh rangkaian persiapan telah dilakukan secara matang, termasuk pelaksanaan manasik haji yang digelar secara terintegrasi di tingkat kecamatan.
Manasik tersebut dilaksanakan di empat titik, yakni Kecamatan Kotanopan, Panyabungan Utara, Kantor Kementerian Haji dan Umrah, serta wilayah Pantai Barat yang dipusatkan di Kecamatan Linggabayu.
“Setiap titik melaksanakan empat kali pertemuan dengan sistem penggabungan jemaah dari beberapa kecamatan,” jelasnya.
Selain itu, manasik tingkat kabupaten juga telah dilaksanakan di Masjid Agung dengan melibatkan sekitar 359 jemaah, termasuk jemaah cadangan. Kegiatan ini juga dirangkai dengan pelatihan bagi ketua regu dan ketua rombongan guna meningkatkan kualitas pelayanan selama di Tanah Suci.
Terkait situasi di Timur Tengah, Zainul menegaskan hingga saat ini tidak ada kendala yang menghambat keberangkatan jemaah haji.
“Pemerintah pusat masih memberangkatkan jemaah sesuai jadwal. Belum ada penundaan. Kita berharap situasi tetap kondusif,” katanya.
Namun demikian, untuk perjalanan umrah, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah mengimbau penundaan sementara demi mempertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan, seiring dinamika yang masih terjadi di kawasan tersebut.
Zainul pun mengingatkan seluruh calon jemaah agar menjaga kesehatan menjelang keberangkatan.
“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Selain itu, mari kita perbanyak doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan aman,” tutupnya. (Rls)





