Madina – SahataNews | Keluhan soal infrastruktur jalan mencuat dalam kegiatan Safari Jumat Ramadan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Desa Sirangkap, Kecamatan Panyabungan Timur, Jumat (27/2/2026).

Dalam agenda tersebut, Bupati Mandailing Natal, hadir langsung dan melaksanakan salat Jumat bersama warga sekaligus membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Ia didampingi Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, kepala bagian, hingga kepala bidang.

Usai salat Jumat, Kepala Desa Sirangkap mewakili warga menyampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur jalan di desa mereka dapat segera dilanjutkan.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Masih banyak kekurangan di desa kami ini, Pak Bupati, seperti infrastruktur jalan dan sebagainya. Mohonlah, Pak, pembangunan yang sebelumnya tertunda akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat agar dilanjutkan kembali,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Saipullah menjelaskan bahwa Pemkab Madina sebenarnya telah mengalokasikan anggaran lanjutan untuk pembangunan ruas jalan Simpang Pagur–Banjar Lancat yang pembangunannya sudah dimulai pada 2024. Namun, pelaksanaannya sempat terkendala kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Sebenarnya anggaran pembangunan itu telah kami rencanakan, tetapi terkendala akibat adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Meski begitu, kami tidak pernah diam dan akan terus berupaya mencari sumber pendanaan agar kelanjutan pembangunan bisa segera dilaksanakan hingga ke Banjar Lancat,” jelasnya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memperjuangkan pembangunan infrastruktur demi mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Kegiatan Safari Jumat Ramadan tersebut juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta penyerahan Al-Qur’an dan kain sarung kepada tokoh masyarakat setempat.(Rizqi)