SahataNews – Madina | Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan aksi pembakaran rumah di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Selasa (16/12/2025).

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Mhd Ali Hanafiah. Dalam rekaman yang beredar luas itu, terlihat sejumlah emak-emak sedang berlarian, dan unggahn video lain beberapa pemuda berdiri menyaksikan kobaran api sambil merekam kejadian. Disebutkan, rumah yang terbakar merupakan rumah kedua hingga ketiga yang diduga milik bandar narkoba di desa tersebut.

Berdasarkan tulisan Akun FacebookMhd Ali Hanafiah sedikitnya tiga unit rumah hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Aksi massa ini diduga dipicu oleh kejenuhan dan kemarahan warga atas maraknya peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang telah lama meresahkan lingkungan mereka.

Warga menilai, peredaran narkoba di Desa Tabuyung seolah dibiarkan dan tidak ditangani secara serius. Kekhawatiran terbesar muncul dari para ibu rumah tangga yang takut generasi muda di desa tersebut rusak akibat pengaruh narkoba.

“Kalau masyarakat tidak bertindak, siapa lagi,” tulis dalam status fb tersebut

Menurut informasi yang dihimpun, emosi warga memuncak setelah di dalam rumah yang diduga milik bandar narkoba ditemukan kaca pirex dan bong, yang diduga merupakan alat penghisap sabu. Temuan tersebut membuat warga semakin yakin bahwa rumah itu masih berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Camat Muara Batang Gadis, Zul Hidayat, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, membenarkan terjadinya peristiwa pembakaran tersebut.

“Benar, sore tadi sejumlah warga membakar rumah Buyung Upik. Yang bersangkutan bersama istrinya sebelumnya pernah ditangkap polisi karena kasus peredaran narkoba,” ujarnya

Ia menjelaskan, saat ini suami masih menjalani hukuman penjara, sementara istrinya telah lebih dahulu bebas. Meski demikian, keresahan warga tetap memuncak hingga berujung pada aksi pembakaran rumah.

Aksi yang melibatkan emak-emak ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Akun Nasution Nst menulis, “Terima kasih atas kekompakan masyarakat dalam membasmi kejahatan, apalagi narkoba perusak generasi muda bangsa. Lanjut, mamak-mamak.”

Sementara akun Budi Rtg berkomentar, “Akhirnya terjadi juga. Kalau sudah seperti ini, beritanya sampai ke pusat. Semoga daerah lain berani bertindak, karena narkoba sangat merusak generasi.”

Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan memunculkan desakan agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan peredaran narkoba di wilayah Muara Batang Gadis.

Warga berharap pemerintah pusat hingga aparat keamanan tidak menutup mata terhadap jeritan masyarakat desa yang merasa masa depan generasi mereka terancam oleh peredaran barang haram tersebut. (Rizqi)