SahataNews – Kotapinang | Sebuah aksi kriminal menegangkan terjadi di Lingkungan Kampung Jawa Takengon Gereja, Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (6/1/2026). Peristiwa ini sempat menggegerkan warga dan viral di media sosial setelah disiarkan secara langsung melalui akun Facebook Surya R Solin.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria yang diduga sebagai pencuri nekat menyandera seorang nenek menggunakan sebila parang panjang, usai aksinya mencuri telepon genggam milik warga ketahuan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku awalnya kepergok warga saat mencuri HP. Panik setelah diteriaki, pelaku berusaha melarikan diri dan masuk ke salah satu rumah warga. Di dalam rumah tersebut, pelaku kemudian menyandera seorang nenek yang berada di lokasi, sehingga situasi mendadak berubah sangat mencekam.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mengepung lokasi sambil menunggu kedatangan aparat kepolisian. Proses pengamanan berlangsung cukup lama karena pelaku dalam kondisi terdesak dan memegang senjata tajam, yang berpotensi membahayakan keselamatan korban.
Demi menjaga keselamatan sandera, warga secara spontan mengosongkan area sekitar rumah sesuai kesepakatan bersama. Sebagian warga berpura-pura meninggalkan lokasi, sementara beberapa lainnya bersiaga di bagian belakang rumah, tepatnya di sekitar pintu samping, untuk mengantisipasi pergerakan pelaku.
Saat pelaku mulai lengah, seorang pria dilaporkan melompat dari belakang dan langsung membekuk pelaku, dibantu warga lainnya. Aksi cepat ini membuat sandera berhasil dilepaskan dalam kondisi selamat.
Pelaku kemudian berhasil diamankan oleh Mamek, warga Kampung Banjar Dua, bersama Gunawan Pane, dan disambut oleh Surya Solin yang sebelumnya telah bersiaga di samping rumah.
Meski warga sempat meluapkan emosi di lokasi kejadian, aparat kepolisian dengan sigap mengambil alih situasi. Terduga pelaku selanjutnya dibawa dan diserahkan ke Polsekta Kotapinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, korban nenek dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Situasi di lokasi kejadian kini telah kembali kondusif dan tidak menimbulkan korban jiwa. (Rizqi)

