SahataNews – Madina | Kunjungan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution ke Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, dalam rangka Safari Ramadan membawa kabar baik bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, bupati langsung memberikan perintah kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membantu perbaikan rambin yang rusak akibat bencana alam.
Safari Ramadan itu juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu yang berlangsung pada Jumat (13/3/2026).
Dalam dialog bersama masyarakat, tokoh masyarakat Desa Sipogu, Ilhamuddin Hasibuan, menyampaikan bahwa rambin yang menjadi akses utama warga menuju lahan pertanian saat ini dalam kondisi rusak parah.
Ia menjelaskan bahwa rambin tersebut sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dari kebun menuju permukiman.
Meski mengalami kerusakan, warga tidak tinggal diam. Secara swadaya, masyarakat telah mengumpulkan dana sekitar Rp60 juta untuk memperbaiki rambin tersebut.
Namun dana tersebut masih belum mencukupi untuk menyelesaikan perbaikan secara keseluruhan, khususnya untuk pemasangan tali sling.
“Kami berharap perbaikan rambin ini bisa segera direalisasikan. Dana swadaya masyarakat sudah terkumpul Rp60 juta, tinggal pemasangan tali sling saja,” ujar Ilhamuddin.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Saipullah langsung menginstruksikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal agar segera turun tangan membantu proses perbaikan rambin tersebut.
“Saya minta kepada Kadis PUPR agar menggunakan dana yang ada. Masyarakat sudah mengumpulkan Rp60 juta secara swadaya, tinggal pemasangan tali sling saja,” tegas Saipullah.
Ia juga memastikan dalam waktu dekat pihak Dinas PUPR akan turun langsung meninjau kondisi rambin tersebut dan segera melakukan langkah perbaikan agar akses masyarakat menuju lahan pertanian kembali lancar.
Selain membahas persoalan infrastruktur desa, Bupati Saipullah juga menyinggung kondisi harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri yang menurutnya masih relatif stabil.
Menurutnya, kenaikan harga saat ini masih berada di kisaran lima persen. Namun jika kenaikan mencapai 20 persen, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah untuk menstabilkannya.
Bupati juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran. Ia menjelaskan bahwa seluruh SPBU di Kabupaten Mandailing Natal telah diisi penuh oleh pihak Pertamina dan bahkan disiapkan tambahan dua tangki sebagai cadangan.
“Masyarakat jangan khawatir soal BBM. Pertamina sudah menjamin ketersediaannya, bahkan menyiapkan dua tangki tambahan,” jelasnya. (Rizqi)

