Madina – SahataNews | Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) bagi masyarakat tetap aman dan terjaga.

Di tengah meningkatnya kebutuhan jelang Ramadan, para pelaku usaha juga diimbau untuk ikut ambil bagian dalam berbagi rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ket. Foto: Para kepala desa se-Kecamatan Tambangan tampak khusyuk mendengarkan siraman rohani yang disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Mandailing Natal, M. Nasir.

Penegasan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Drs. M. Sahnan Pasaribu, saat membacakan pidato Bupati Madina pada kegiatan tablig akbar, zikir, dan doa bersama dalam rangka peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus penyambutan Ramadan yang digelar di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Kamis (5/2/2026).

Dalam sambutannya, Sahnan menekankan bahwa pemerintah daerah tidak ingin masyarakat dihantui kekhawatiran soal ketersediaan kebutuhan pokok saat memasuki Ramadan.

“Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan suasana yang kondusif agar umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman, termasuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sahnan menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk meningkatkan empati sosial dan memperkuat solidaritas antar sesama.

“Puasa mengajarkan kita untuk memahami kondisi saudara-saudara kita yang kekurangan, sehingga solidaritas dan kepedulian sosial semakin tumbuh,” katanya.

Selain memastikan ketersediaan sembako, Pemkab Madina juga mendorong penguatan nilai religius dan sosial di tengah masyarakat. Sahnan mengajak masyarakat dan dunia usaha memperbanyak sedekah, infak, serta berbagai bentuk bantuan sosial selama Ramadan.

Program-program sosial seperti berbagi takjil, santunan, dan buka puasa bersama anak yatim serta kaum dhuafa dinilai perlu terus diperluas agar manfaat Ramadan bisa dirasakan lebih merata.

Menutup sambutannya, Sahnan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, saling menghormati, serta mengisi Ramadan dengan kegiatan positif yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.(Rizqi)