London – SahataNews | Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, kawasan West End di London berubah menjadi lautan cahaya yang memukau, pasalnya Lebih dari 30 ribu lampu LED menghiasi jalan-jalan dan pusat perbelanjaan utama,sehingga menjadikannya salah satu perayaan Ramadan terbesar di Eropa.
Dikutip dari Muslimdaily, Wali Kota London Sadiq Khan secara resmi menyalakan lampu-lampu Ramadan pada Jumat (13/2), menandai tahun keempat berturut-turut perayaan ini digelar di jantung ibu kota Inggris.
Instalasi lampu LED menampilkan ucapan ‘Happy Ramadan’ yang akan berubah menjadi ‘Happy Eid’ menjelang Idul Fitri pada 18 Maret 2026.
Ornamen cahaya tersebut terinspirasi dari motif geometris khas seni Islam, membentuk simbol-simbol seperti bulan sabit dan bintang, sehingga menciptakan atmosfer spiritual sekaligus hangat bagi pengunjung yang menanti berbuka puasa. Penerangan ini terpasang di ruas jalan ikonik seperti Oxford Street, Regent Street, dan sekitar Leicester Square, termasuk area pusat perbelanjaan dan teater terkenal di West End.
Program ini didukung oleh Aziz Foundation, lembaga filantropi yang fokus pada pemberdayaan komunitas Muslim di Inggris. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2023, iluminasi Ramadan di West End menjadi yang pertama di Eropa Barat yang digelar secara permanen di kawasan hiburan utama kota besar.
Selain gemerlap lampu, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan budaya selama Ramadan 2026, seperti bazar kuliner halal, pertunjukan musik Islami, serta pameran seni dan kerajinan dari komunitas Muslim lokal. Event ini sengaja dirancang tidak hanya untuk komunitas Muslim, tapi juga masyarakat umum, agar lebih memahami dan merasakan semangat Ramadan.
“Ini adalah momen penting untuk berbagi kebersamaan dan merayakan keberagaman budaya di London,” ujar juru bicara London Ramadan Festival Committee. “Lampu LED yang kami pasang bukan sekadar dekorasi, tapi simbol cahaya, harapan, dan persatuan.”
Tahun ini, jumlah lampu meningkat dibanding tahun sebelumnya, menegaskan momentum Ramadan yang istimewa sekaligus memperkuat citra London sebagai kota multikultural. Iluminasi spektakuler ini akan tetap menyala hingga akhir bulan Ramadan, menjadi magnet bagi warga dan turis yang ingin menikmati keindahan malam di jantung ibu kota Inggris.(Rls)
