SahataNews – Madina | Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mengambil langkah cepat dengan menurunkan alat berat jenis backhoe loader untuk memperbaiki drainase di kawasan Pasar Lama Panyabungan. Upaya ini dilakukan guna mengatasi genangan air yang kerap meluap hingga ke badan jalan nasional.
Penanganan tersebut bersifat sementara, difokuskan pada pembersihan dan pelancaran aliran drainase agar debit air dapat tertampung dan mengalir dengan baik, khususnya saat hujan turun. Alat berat yang digunakan merupakan milik PT Sorikmarapi Geothermal Power (SMGP) yang dipinjam pakai oleh pemerintah daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Madina, Akhmad Faizal, mengatakan pembersihan ini menjadi langkah awal untuk mencegah banjir berulang di kawasan tersebut.
“Ini merupakan penanganan sementara. Kita bersihkan terlebih dahulu agar saat hujan turun, drainase mampu menampung debit air dan mengalirkannya ke Aek Mata,” ujar Faizal, Rabu (31/12/2025).
Sebelumnya, pada Selasa (30/12/2025), Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution turun langsung meninjau kondisi genangan air yang mengganggu arus lalu lintas di jalan nasional tersebut. Ia menyebutkan bahwa Pemkab Madina akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk penanganan jangka panjang.
Bupati Saipullah juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kalau saluran air ini kita jaga bersama-sama dan tidak dijadikan tempat pembuangan sampah, tentu genangan seperti ini bisa kita hindari,” tegasnya
Pemkab Madina berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di pusat kota Panyabungan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan