Madina – SahataNews | Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta tidak panik hingga melakukan penimbunan.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution usai memimpin High Level Meeting dalam rangka pengendalian inflasi jelang Idulfitri di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Selasa (10/3/2026).

Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Bulog, BPS, Pertamina, Sekda Sahnan Pasaribu, serta para asisten dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Bupati Saipullah menjelaskan bahwa tren inflasi di Mandailing Natal masih dalam kondisi positif dan terkendali.

“Dari penjelasan BPS, tren inflasi kita masih positif. Tidak ada sesuatu yang mengakibatkan inflasi naik tinggi, semuanya masih terpelihara,” ujar Saipullah.

Ia juga memastikan ketersediaan bahan pokok mencukupi hingga tiga bulan ke depan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kebutuhan sehari-hari.

“Stok bahan pokok kita cukup sampai tiga bulan ke depan. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait kebutuhan bahan baku maupun bahan pokok,” katanya.

Selain ketersediaan, harga sejumlah komoditas juga masih berada dalam kisaran normal. Cabai, misalnya, berada pada harga Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Minyak goreng berkisar di bawah Rp20.000 per liter, sementara beras premium maupun medium berada pada kisaran Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram.

Untuk pasokan energi, Saipullah menegaskan stok BBM dan gas LPG 3 kilogram juga dipastikan aman selama periode Lebaran. Pertamina bahkan menyiapkan tangki tambahan yang dapat disalurkan sewaktu-waktu jika terjadi lonjakan kebutuhan di masyarakat.

Bupati juga mengingatkan agar tidak terjadi kenaikan biaya administrasi, seperti tarif angkutan maupun air minum, selama momentum hari besar keagamaan tersebut.

“Jangan ada kenaikan tarif administrasi di hari besar ini karena dapat memicu inflasi di daerah kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Mandailing Natal masih aman dan kondusif.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying terhadap sembako maupun BBM.

“Pertamina sudah menjamin stok suplai hingga tanggal 20 dan seterusnya aman. Bahkan untuk wilayah Madina ada penambahan stok dari Pertamina,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok. (Rizqi)