BERASTAGI, SahataNews – Kemeriahan Festival Bunga dan Buah Karo 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, tercoreng oleh ulah sejumlah pengunjung yang diduga mengambil buah dan bunga dari ornamen kendaraan hias.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah sebuah video yang diunggah akun Facebook Karo News viral di media sosial. Dalam unggahan itu terlihat dekorasi berupa buah dan bunga yang menghiasi sejumlah kendaraan hias berangsur habis diambil oleh pengunjung.
“Padahal, kendaraan-kendaraan tersebut merupakan salah satu daya tarik utama festival dan disiapkan sebagai objek foto bagi masyarakat,” tulis akun tersebut.
Berdasarkan keterangan yang beredar, para peserta kendaraan hias mengaku telah berulang kali mengingatkan pengunjung agar tidak mengambil buah maupun bunga yang menjadi bagian dari dekorasi. Namun, imbauan tersebut tidak sepenuhnya dipatuhi.
Akibatnya, banyak ornamen mengalami kerusakan bahkan habis pada hari pertama penyelenggaraan festival.
Dalam video yang beredar, tampak beberapa pengunjung membawa pulang buah dari kendaraan hias. Seorang warga terlihat mengangkat sebuah labu, sementara seorang pria lainnya membagikan buah nanas yang diambil dari mobil hias kepada warga di sekitarnya.
Para peserta menyayangkan tindakan tersebut karena kendaraan hias telah dipersiapkan dengan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Rusaknya dekorasi juga dinilai mengurangi keindahan festival serta mengurangi kesempatan pengunjung lain yang ingin menikmati dan berfoto dengan kendaraan hias.
Hingga berita ini ditulis, panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Diketahui, Festival Bunga dan Buah Karo 2026 berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, dengan mengusung tema “The Eternal of Karo Paradise”.
Festival ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Beragam kegiatan digelar selama tiga hari, mulai dari karnaval kendaraan hias bertema bunga dan buah khas Karo, pameran produk unggulan dan UMKM, business matching, pertunjukan seni budaya, tradisi makan buah bersama, hingga pembagian olahan buah kepada para pengunjung. (Rls)
Sumber: Fb Posmetro Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan