Madina, SahataNews – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta waspada terhadap dugaan aksi penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution.
Peringatan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Madina, Muhammad Syail Lubis, menyusul adanya laporan dari sejumlah masyarakat terkait beredarnya nomor WhatsApp yang menggunakan nama dan foto Wakil Bupati Atika.
Nomor tersebut disebut menghubungi sejumlah pihak dengan menawarkan bantuan, salah satunya bantuan untuk pembangunan masjid. Dalam komunikasi tersebut, pelaku juga disebut menyanggupi memberikan bantuan dengan nominal tertentu yang kemudian disertai permintaan sejumlah uang.
“Dapat kami tegaskan, bahwa nomor tersebut bukan milik Wakil Bupati Mandailing Natal. Kami melihat ini merupakan bentuk penipuan yang mengatasnamakan pejabat daerah,” kata Syail di Panyabungan, Kamis (3/9/2026).
Menurut Syail, modus penipuan dengan mencatut nama pejabat pemerintah bukanlah hal baru. Modus serupa juga disebut kerap terjadi di berbagai daerah.
“Umumnya, modus yang dipakai adalah penawaran jabatan, bantuan untuk pembangunan masjid, permintaan transfer uang dengan dalih sedang rapat atau sedang sibuk,” ungkapnya.
Untuk menghindari masyarakat menjadi korban, Syail mengimbau agar setiap pesan yang mengatasnamakan bupati, wakil bupati maupun pejabat daerah lainnya tidak langsung dipercaya.
Masyarakat diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada pejabat yang bersangkutan atau instansi terkait sebelum memenuhi permintaan, terutama apabila berkaitan dengan transfer uang.
“Kalau misalnya punya nomor pribadi pejabat yang bersangkutan, silakan dikonfirmasi secara langsung atau bisa menghubungi instansi terkait. Kalau tidak bisa juga, silakan menghubungi Diskominfo untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Syail juga meminta pihak yang menggunakan identitas pejabat daerah untuk melakukan scamming atau penipuan secara daring agar segera menghentikan aksinya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tidak akan tinggal diam apabila aksi tersebut terus dilakukan dan merugikan masyarakat.
“Pemkab Madina tidak akan berdiam diri dengan kondisi ini, kami akan mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu untuk memberikan efek jera kepada pelaku,” tegas Syail.
Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir, diketahui beredar sebuah nomor WhatsApp yang menggunakan foto Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution saat mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) berwarna putih.
Nomor tersebut kemudian menghubungi sejumlah pihak dengan menawarkan bantuan untuk pembangunan masjid.
Diskominfo Madina kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor WhatsApp yang menggunakan nama, foto, maupun identitas pejabat daerah.
Apabila menerima pesan mencurigakan, masyarakat disarankan tidak memberikan data pribadi, tidak melakukan transfer uang, serta menyimpan bukti percakapan dan nomor yang digunakan.
Bukti tersebut dapat digunakan untuk proses pelaporan dan tindak lanjut kepada pihak berwenang.
Dengan adanya peringatan ini, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang memanfaatkan nama dan jabatan pejabat pemerintah untuk mendapatkan keuntungan. (Rizqi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan