Madina – SahataNews | Seluruh Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah menuntaskan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di masing-masing kecamatan. Tahapan ini menjadi sinyal kuat bahwa konsolidasi internal partai telah berjalan dan kini fokus tertuju pada Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Madina.

Ketua Tim Restrukturisasi DPC PKB Madina, Tajuddin Hasibuan, memastikan seluruh agenda Musancab telah selesai dilaksanakan dan saat ini pihaknya tengah fokus pada penyusunan dokumen untuk dilaporkan ke DPW tingkat provinsi.

“Semua anak cabang sudah melaksanakan Musancab. Sekarang kita dalam tahap penyusunan dokumen untuk disampaikan ke provinsi. Hari ini Musancab Kecamatan Panyabungan juga sudah digelar di kantor partai,” ujarnya usai kegiatan di Kantor DPC PKB Madina, Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Selasa (3/3/2026).

Menurut Tajuddin, Musancab bukan sekadar agenda pergantian atau peremajaan kepengurusan di tingkat kecamatan. Forum tersebut menjadi momentum penting konsolidasi internal sekaligus pemanasan mesin partai menjelang Muscab yang akan datang.

“Musancab ini bagian dari penguatan struktur dan soliditas. Kita ingin seluruh pengurus siap bergerak menghadapi agenda partai ke depan,” tegasnya.

Dalam Musancab Kecamatan Panyabungan, forum menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) yakni Hendra Lubis sebagai Ketua, Rizki Mardia sebagai Sekretaris, dan Moya Nur sebagai Bendahara.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Madina, Edi Anwar Nasution, yang turut hadir dalam Musancab Panyabungan, menegaskan agar kepengurusan baru di setiap kecamatan segera menjalankan roda organisasi sesuai ketentuan partai.

Ia menekankan pentingnya soliditas dan konsistensi dalam menjalankan agenda partai agar PKB semakin kuat dan terus mendapat kepercayaan masyarakat.

“Soliditas harus tetap dijaga. Konsisten menjalankan agenda-agenda partai adalah kunci agar PKB semakin kuat dan dipercaya masyarakat,” ujar Edi, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Madina.

Terkait program kerja DPAC, Edi menyebut konsep program telah disiapkan. Namun, implementasinya akan lebih efektif setelah kepengurusan baru di tingkat kabupaten resmi terbentuk melalui Muscab mendatang.

Dengan rampungnya Musancab di seluruh kecamatan, PKB Madina kini memasuki fase krusial. Muscab nanti akan menjadi momentum strategis dalam menentukan arah, strategi, serta peta kekuatan partai di Kabupaten Madina ke depan. (Rls)