Flores Timur, NTT — Desa Klatanlo di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, diguncang bencana pada Senin (4/11) dini hari (00.30 WITA) saat Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus dahsyat, menewaskan enam warga yang tertimpa reruntuhan rumah mereka sendiri.
Kepala Desa Klatanlo, Petrus Muda, yang dihubungi langsung dari Kupang, menggambarkan suasana mencekam saat kejadian. Letusan gunung menggetarkan desa, menyebabkan bangunan-bangunan runtuh dan memaksa warga untuk berlarian meninggalkan rumah tanpa memikirkan harta benda. “Enam orang dari satu keluarga tertindih bangunan rumah saat gunung meletus,” ujar Petrus, suaranya terdengar terbata-bata, seolah tak kuasa menahan duka atas kehilangan besar yang menimpa desanya.
Evakuasi masih terganggu lantaran kepanikan melanda warga. Warga Klatanlo meninggalkan rumah mereka, takut akan letusan susulan yang bisa kembali mengancam jiwa. Petrus menyebutkan bahwa petugas evakuasi baru saja tiba dan tengah berusaha menjangkau lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.
Di tengah situasi ini, pemerintah setempat belum memberikan konfirmasi resmi terkait upaya tanggap darurat atau rencana penanganan bagi korban dan warga yang mengungsi.
Letusan Gunung Lewotobi kali ini mengingatkan kembali pada bahaya besar yang mengancam di tanah gunung api, sebuah pengingat pahit akan kekuatan alam yang tak bisa dikendalikan.
Kejadian ini menjadi pukulan bagi masyarakat setempat, yang berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan bagi korban yang selamat dan menanggulangi dampak dari bencana tragis ini.(Red)
Sumber: AntaraNews

