Sidikalang – SahataNews | Jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan usai menyantap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Swasta Arina Sidikalang melonjak drastis. Hingga Rabu (11/2/2026), total korban mencapai 52 orang, naik tajam dari sebelumnya yang hanya dilaporkan 12 siswa.

Seluruh siswa yang terdampak langsung dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka kini menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda, yakni RSUD Sidikalang dan RSU Serenapita.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agel Siregar, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah pasien membuat fasilitas rumah sakit kewalahan.

“Sebanyak 29 siswa dirawat di RSUD Sidikalang dan 23 siswa lainnya di RSU Serenapita,” jelas Agel.

Membludaknya pasien menyebabkan keterbatasan tempat tidur. Untuk mengatasi kondisi darurat tersebut, BPBD Dairi turun tangan dengan mendatangkan 50 unit velbed serta tambahan 15 matras guna menunjang perawatan para siswa.

Agel memastikan, Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Program MBG akan terus mendampingi para korban hingga kondisi mereka pulih.

Di sisi lain, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sumatera Utara, Salman, angkat suara tegas. Ia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) bertanggung jawab penuh atas insiden yang menimpa puluhan siswa tersebut.

Menurutnya, para siswa mengalami kerugian besar akibat kejadian ini dan pihak terkait harus memberikan pertanggungjawaban yang jelas.(Rls)

Sumber : Mistar.id