SahataNews – Tapsel | Sungai Aek Garoga di Kecamatan Batangtoru kembali meluap pada Selasa (9/12/2025) sore setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu sungai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan melaporkan peningkatan debit air mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPPD Tapsel, Idham Halid Pulungan, mengatakan curah hujan tinggi yang masih melanda wilayah Tapsel dan sekitarnya menjadi pemicu utama naiknya permukaan air.
“Kondisi cuaca belum membaik. Hujan masih terjadi di beberapa titik, sehingga debit air meningkat signifikan,” ujar Idham.
Sementara itu, anggota Tim SAR di lokasi, Decky Chandrawan, memastikan bahwa luapan kali ini tidak membawa material kayu gelondongan seperti banjir bandang pekan lalu. Namun, akibat derasnya luapan air tetap menimbulkan kerusakan pada infrastruktur yang baru diperbaiki.
“Timbunan baru pada ruas jalan nasional yang menghubungkan Tapanuli Selatan–Tapanuli Tengah, tepat di atas aliran Sungai Aek Garoga, kembali tergerus arus deras,” kata Decky. Ia menyebutkan material timbunan yang dibangun pascabencana sebelumnya kembali hanyut akibat kuatnya dorongan air.
Karena kondisi tersebut, aktivitas Tim SAR di lokasi sementara dihentikan. Petugas fokus melakukan evakuasi terhadap warga yang masih berada di area rawan banjir.
Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian luapan terbaru ini. BPBD Tapsel mengimbau masyarakat di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada mengingat cuaca buruk diperkirakan masih berlangsung. (Rizqi)

