Sidikalang – SahataNews | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak menjadi sorotan setelah ratusan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang harus mendapatkan perawatan medis akibat dugaan keracunan makanan, Selasa (10/2/2026).
Para siswa dilarikan ke berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari RSUD Sidikalang, RSU Serenapitta, Klinik Katolik, hingga Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang.
Sebagian korban bahkan dilaporkan mengalami kondisi serius hingga pingsan.Sejumlah siswa dan guru yang ditemui di Puskesmas Huta Rakyat menyebutkan, gejala awal berupa diare mulai dirasakan sejak malam hari setelah mereka menyantap menu MBG pada Senin (9/2/2026).
Menu MBG yang disajikan saat itu terdiri dari nasi, ayam gulai, pisang, dan sayur selada.
Namun, beberapa siswa mengaku makanan berbau tidak sedap dan berlendir, sehingga memilih tidak mengonsumsinya.
“Yang memakan makanan itu diduga terkena bakteri,” ujar salah seorang guru.
Sementara itu, Chef MBG di SPPG Sidikalang, Dhap, menyatakan pihaknya telah mendistribusikan 3.260 porsi makanan ke 19 sekolah dan menegaskan makanan yang dikirim dari SPPG Palapa dalam kondisi steril saat pendistribusian.
Tenaga medis menyampaikan, sekitar 20 siswa harus dirujuk ke RSUD Sidikalang karena mengalami keracunan cukup parah. Beberapa korban dilaporkan sempat tidak sadarkan diri saat mendapatkan penanganan awal.
Koordinator Wilayah BGN Dairi, Pahlawan Nasution, bersama Sekretaris Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Dairi, Agel Siregar, turut menjenguk para siswa yang dirawat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti keracunan maupun perkembangan kondisi korban.
Akibat insiden ini, pihak SMK Swasta HKBP Sidikalang secara tegas menolak pendistribusian menu MBG ke sekolah mereka pada Selasa (10/2/2026).(Rls)
Sumber : Mistar.id

