Madina – SahataNews | Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan tenaga kesehatan merupakan subjek utama dan pilar kelima transformasi sistem kesehatan yang diusung oleh Kementerian Kesehatan.

Hal itu dia katakan saat menghadiri Capping dan Pinning Day Program Studi Diploma Tiga Kebidanan dan sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Namira Madina di Gedung Serba Guna H. Amru Daulay, Desa Parabangunan, Panyabungan, pada Sabtu, 14 Februari 2026.

“Tenaga kesehatan merupakan objek sekaligus subjek utama dari pilar ke lima transformasi sistem kesehatan yang diusung oleh Kementerian Kesehatan,” ujar dia.

Transformasi tersebut, jelas Saipullah, bertujuan untuk mengatasi ketimpangan distribusi dan kekurangan jumlah nakes agar pelayanan kesehatan lebih bermutu, merata, dan berbasis kompetensi modern.

Maka dari itu, Pemkab Madina mendukung setiap program pendidikan, termasuk kesehatan, yang ada di Madina. Bupati Saipullah juga mengajak seluruh pihak bekerja sama dalam meningkatkan kualitas lulusan tenaga kesehatan.

Di sisi lain, Saipullah menerangkan capping dan pinning day adalah momen pengukuhan bagi mahasiswa kebidanan dan S1 Farmasi yang menandai kesiapan transisi dari pembelajaran teoritis menuju praktik klinik lapangan.

“Proses ini bermakna pengikatan janji untuk menjunjung tinggi etika profesi, dedikasi, tanggung jawab, serta komitmen melayani pasien dengan sepenuh hati,” ujar dia.

Pada akhirnya, bupati berterima kasih kepada pengelola yayasan dan para tenaga pendidik yang telah mencetak tenaga kesehatan melalui Stikes Namira Madina.(Rizqi)