Panyabungan – SahataNews | Safari Subuh Bupati Mandailing Natal (Madina), di Masjid Islamiyah Desa Lumban Pasir, Selasa (24/02/2026), mendadak jadi sorotan. Selain mengajak warga meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan, Bupati juga blak-blakan soal kondisi anggaran daerah yang dipangkas ratusan miliar rupiah.

Di hadapan jamaah Subuh, Saipullah mengajak masyarakat bersyukur karena masih diberi kesempatan menunaikan ibadah puasa.

“Banyak saudara kita yang ingin bertemu Ramadhan, tapi belum diberi kesempatan. Mari kita manfaatkan bulan penuh berkah ini dengan memperbanyak ibadah, karena pahalanya berlipat ganda,” ujarnya.

Namun yang membuat suasana semakin serius, Bupati membeberkan bahwa anggaran Madina yang diusulkan Rp2,1 triliun, hanya disetujui Rp1,8 triliun. Artinya, ada pemotongan sekitar Rp280 miliar!

Menurutnya, anggaran tersebut sebelumnya direncanakan untuk mendukung pembangunan irigasi, jalan pertanian, dan program peningkatan ekonomi masyarakat.

“Ini tentu berdampak pada beberapa program prioritas yang sudah kita rencanakan,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Tak hanya itu, warga Desa Lumban Pasir juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan keluhan. Kepala Desa Zulham Riad Nasution meminta perhatian Bupati terkait lampu jalan di sepanjang jalan protokol yang kini banyak tidak berfungsi.

“Kami berharap lampu jalan ini segera diperbaiki, karena sudah banyak yang mati,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Bupati memastikan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait kemungkinan anggaran rehabilitasi.

Safari Subuh tersebut diakhiri dengan penyerahan kain sarung kepada jamaah sebagai bentuk kebersamaan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Madina.(Rizqi)