SahataNews – Madina | Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution meninjau ratusan warga yang mengungsi di SDN 037 Tanggabosi, Kecamatan Siabu, Kamis (27/11/2025).
Dalam kunjungan tersebut, keduanya turut menyerahkan bantuan logistik dari Palang Merah Indonesia (PMI) Madina berupa 44 karung beras, delapan kardus mi instan, tiga bal roti, air mineral kemasan, serta telur.
“Ada 44 sak beras yang kami drop, kemudian kardus-kardus Indomie, tiga bal roti, air minum, dan telur,” ujar Atika yang juga menjabat Ketua PMI Madina.
Sebelum menuju lokasi pengungsian, Bupati Saipullah terlebih dahulu meninjau sejumlah titik terdampak bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya jembatan penghubung Panyabungan–Hutabargot yang tergerus arus Sungai Batang Gadis hingga menyebabkan badan jalan amblas di Desa Pasarakat, Hutabargot.
“Di Hutabargot kami melihat jembatan yang tergerus dan membutuhkan penanganan segera. Harus diisi bebatuan agar jalan tidak putus,” kata Saipullah.
Selain itu, bupati dan rombongan juga mengecek wilayah yang terendam banjir di Desa Hutarimbaru dan Kumpulan Setia. Menurutnya, luapan beberapa sungai telah menggenangi rumah warga, permukiman, hingga area persawahan.
Terkait penyaluran bantuan ke wilayah pantai barat, Pemkab Madina masih berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Sumut untuk percepatan pembukaan akses jalan lintas Panyabungan–Natal yang tertimbun longsor.
Pemkab Madina juga telah mengajukan permintaan helikopter untuk mengangkut logistik ke daerah yang terisolasi dan tidak dapat dijangkau melalui jalur darat.
“Kami mengajukan permohonan agar pesawat atau helikopter bisa disiapkan untuk menyuplai sembako,” tutup Bupati Saipullah. (Rizqi)

