SahataNews-Madina| Basarnas Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil mengevakuasi delapan warga yang terjebak longsor di Kelurahan Tanobato, Kecamatan Panyabungan Selatan, tepatnya di jalur lintas Panyabungan–Natal, pada Kamis (27/11/2025).
Delapan warga tersebut, terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak, diketahui telah bertahan di lokasi selama dua hari terakhir sebelum akhirnya berhasil dibawa keluar menuju tempat aman. Mereka kemudian dievakuasi ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan.
“Ada delapan warga yang kami evakuasi pagi ini, terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak,” ujar Kepala Basarnas Madina, M. Rizal Rangkuti.
Rizal menambahkan, selain delapan orang tersebut, masih terdapat puluhan warga lain yang terjebak di lokasi. Namun sebagian besar memilih bertahan karena merupakan sopir mobil dan truk yang enggan meninggalkan kendaraannya. “Mereka menunggu material longsor dibersihkan. Alat berat juga sudah berada di lokasi,” jelasnya.
Pj. Sekda Madina, Drs. M. Sahnan Pasaribu, turut membenarkan proses evakuasi tersebut. Ia mengatakan turut mendampingi Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, saat menerima kedelapan warga tersebut di pendopo rumah dinas.
“Ya, ada delapan orang yang dibawa kawan-kawan Basarnas,” kata Sahnan.
Lebih lanjut, Pemkab Madina telah memfasilitasi pemulangan para warga ke rumah keluarga mereka masing-masing. “Mereka berasal dari Muarasoma dan memiliki famili di Panyabungan. Tadi kami antar langsung ke rumah keluarganya,” ujarnya. (Rizqi)

