Madina – SahataNews | Bahran Saleh Daulay kembali memimpin Kamar Dagang dan Insdutri (Kadin) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) lewat Musyawarah Kabupaten VI yang berlangsung di Panyabungan pada Senin, 2 Maret 2026.
Selama proses pendaftaran tidak ada calon lain yang muncul. Dengan demikian, Bahran pun terpilih untuk kali kedua sebagai ketua. Mukab IV ini turut dihadiri perwakilan Kadin Sumut.
Usai terpilih, Bahran mengapresiasi seluruh panitia dan tim yang terlibat dalam pelaksanaan Mukab IV yang mengambil tema Kolaborasi Pemerintah Daerah Dan Dunia Usaha Demi Kemajuan Ekonomi Daerah.
Lambatnya pelaksanaan Mukab IV, kata anggota DPRD Madina ini, dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya kesulitan dalam mengajak para pengusaha untuk bergabung dengan Kadin.
“Karena mereka selalu bertanya apa yang bisa deiberikan Kadin jika masuk ke Kadin dan sampai saat ini kami pun belum bisa menjawab untuk kesejahtraan teman-teman yang ada di Kadin,” lanjut Bahran.
Dia juga mengapresiasi berbagai terobosan dan gerak cepat Kadin yang menurutnya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan, serta keberpihakan terhadap sektor pekerja.
“Dengan berbagai keterbatasan dan kesulitan yang dihadapi Kadin Madina saat ini, ada secercah harapan untuk kawan-kawan Kadin, yakni perubahan undang-undang yang sudah dibahas di DPR RI tentang kesejahteraan Kadin, Semoga nantinya secepatnya undang-undang ini disahkan,” sebut Bahran.
Dia pun berharap seluruh pengurus Kadin Madina periode 2026-2031 solid demi kemajuan dan kesejahteraan anggota.(Rls)

